Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Minut

Warga Desa Wori Tolak Sosialisasi dari Pemprov Sulut, Pertemuan Tanpa Ada Keputusan

Aksi masyarakat Desa Wori, Wori, Kabupaten Minahasa Utara, memberikan alasan penolakan akan rencana penyiapan lahan pemakaman jenazah Covid-19

Penulis: | Editor: David_Kusuma
Tribun manado / ferdinand ranti
Warga Wori Tolak Desa Mereka Jadi Lokasi Pemakaman Jenazah Covid-19 

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Aksi masyarakat Desa Wori, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, memberikan alasan penolakan akan rencana penyiapan lahan pemakaman jenazah pasien Covid-19 dari Pemprov Sulut yang akan dilokasikan di Desa Wori.

Seperti dikatakan warga setempat, mereka menolak, karena lokasi tersebut berdekatan dengan pemukiman penduduk dan dianggap membahayakan kesehatan warga di Desa Wori.

Dilaksanakan pertemuan antara tim sosialisasi dengan perwakilan masyarakat namun tidak diperoleh kesepakatan dan masyarakat tetap menolak rencana pemerintah untuk penyediaan lokasi Pemakaman pasien Covid-19.

"Kami masyarakat menolak desa ini akan dijadikan tempat pemakaman Pasien Covid-19, kami tolak," kata Michael, warga Kecamatan Wori, Selasa (28/4/2020).

Dengan hasil pertemuan tidak ada keputusan masyarakat tetap menolak. (fer)

BREAKING NEWS: Masyarakat Wori Tolak Daerah Mereka Jadi Tempat Pemakaman Pasien Covid-19

Seperti diberitakan tribunmanado.co.id, warga Wori menolak pemakaman daerah mereja jadi tempat pemakaman Covid-19.

"Kami dilahirkan, kami dibesarkan di Desa ini, kami akan berjuang melindungi tanah leluhur kami tercinta Desa Wori," seruan ini diutarakan masyarakat Desa Wori.

Aksi penolakan oleh warga Desa Wori pada kegiatan sosialisasi lahan pemakaman pasien Covid-19 oleh Pemprov Sulut.

"Tolong Hukum tua, jangan jadikan Desa Wori sebagai lahan pemakaman pasien Covid-19," seruan warga Desa Wori saat melakukan aksi penolakan, Selasa (28/4/2020).

UPDATE: Jumlah ODP Covid-19 di Indonesia Capai 213.644 Orang, PDP Dalam Pemeriksaan 20.428 Orang

Hukum Tua Desa Wori, Romi Maramis mengatakan agar masyarakat tetap tenang.

"Masyarakat tetap tenang, semua masih dalam sosialisasi, belum ada keputusannya," kata Hukum tua.

Hukum Tua menenangkan masyarakatnya yang sudah mengerumuni lokasi pertemuan ini. (fer)

Nenek Tamsiati Tewas saat Berjemur di Pinggir Rel, Diterjang Kereta Barang

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved