Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Warga Amerika Buru Obat Maag untuk Pengobatan Covid-19, Ini Kata Ahli

Obat Famotidine adalah obat sakit maag yang tengah diuji untuk pengobatan virus corona. Belum terbukti manfaatnya, obat maag ini sudah diburu warga

Editor: Glendi Manengal

TRIBUNMANADO.CO.ID - Obat Famotidine adalah obat sakit maag yang tengah diuji untuk pengobatan virus corona. Belum terbukti manfaatnya, obat maag ini sudah diburu warga Amerika Serikat.

Dari laporan Business Insider, Selasa (28/4/2020), famotidine, antasid dan antihistamin memiliki bahan aktif anti mulas yang sedang diteliti dan dipelajari sebagai kemungkinan pengobatan Covid-19.

Dikabarkan uji coba ini dilakukan para peneliti di Northwell Health di wilayah kota New York.

Rincian Nominal THR PNS dan Jadwal Pencairannya, Jumlah Tunjangan Beda Dengan Tahun Lalu

Penasihat Trump Bandingkan Resesi Covid-19 dengan Great Depression: Pandemi Ini Goncangan Terbesar

Salah satu peneliti, Dr. Kevin Tracey mengatakan beberapa jenis obat ini telah mulai kehabisan stok akibat banyak orang yang menimbun obat-obat anti mulas tersebut.

"Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah famotidine akan berguna dalam pengobatan pasien yang terinfeksi virus corona," kata Dr. Tracey.

Bahkan, jika beberapa manfaat ditemukan, pasien dalam penelitian ini akan diberi dosis yang sangat tinggi secara intravena. Ini Jauh lebih banyak dari yang biasa dikonsumsi orang untuk mengobati sakit maag.

Majalah Science melaporkan, para peneliti sedang berusaha menjaga penelitian terhadap obat-obatan yang mungkin bisa dijadikan pengobatan pasien Covid-19 dengan sangat hati-hati.

"Jika kita membicarakan hal ini kepada orang yang salah atau terlalu cepat, pasokan obat akan hilang," kata Dr. Tracey.

Manfaat yang mungkin ada pada obat maag seperti famotidine tidak berbeda dengan yang sempat terjadi di awal tahun ini, yakni saat pil anti malaria, klorokuin, disebut dapat mengobati virus corona.

Para tokoh hingga Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga menyebut klorokuin dapat mengobati Covid-19.

Pemerintah Yakin Pandemi Virus Corona Mulai Mereda di Bulan Juli

Viral Seorang Gadis Diduga Corona Pingsan Ternyata Baru Diputusi Pacar

Namun, hydroxychloroquine kembali disebut dapat digunakan untuk memerangi virus corona, akibatnya obat ini langsung diburu masyarakat dan menyebabkan pasokannya terus berkurang.

Uji klinis famotidine pasien Covid-19 parah
Hingga saat ini, masih belum ada data klinis peer-review yang menunjukkan obat generik lama tersebut bisa bekerja untuk melawan Covid-19.

Hydroxychloroquine saat ini yang masih digunakan oleh beberapa orang untuk mengobati penyakit Lupus dan kondisi lainnya.

Sebelumnya, para peneliti di rumah sakit New York telah diam-diam menguji apakah obat mulas yang umum dapat membantu pasien Covid-19 yang kritis.

Para peneliti berafiliasi dengan Feinstein Institutes for Medical Research, peneliti sistem kesehatan yang berbasis di New York, Northwell Health.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved