Update Virus Corona Sulut
Sembuh Dari Covid-19, Istri dan Anak Pendeta Sugeng Masih Jalani Perawatan
Gembala di jemaat Sidang Gereja Pantekosta Tabernakel (GPT) Petra ini sembuh setelah hasil dua kali test swabnya negatif.
Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Maickel Karundeng
"Waktu EKG jantung saya tidak terjadi gangguan.
Kemudian photo dada, didapati pneumonia.
Gangguan di paru-paru," katanya.
Ia pun dirujuk ke RS Kandou dan ditangani sesuai protokol Covid 19.
Dia menyebut, enam hari pertama di ruang isolasimerupakan masa - masa terberatnya.
Sugeng merasakan hari berjalan lambat.
Berada seorang diri begitu menyiksa.
"Ruangan itu panas karena tanpa pendingin ruangan," kata dia.
Dalam kondisi demikian, sifat dasar manusia muncul.
Ia putus asa dan tawar hati. Imannya melemah.
"Seolah saya sedang berjalan di dalam lembah bayang-bayang maut. Pintu gerbang maut serasa begitu dekat," katanya.
Ia bagai di sakratul maut.
"Saya takut. Saya cemas. Dada sesak dan tubuh tiba-tiba begitu lemah. Pandangan mata saya mendadak kabur.
Saya sudah tidak sanggup," katanya.
Ia berseru pada Tuhan.
Doanya lirih dan pasrah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gembala-di-jemaat-sidang-gereja-pantekosta-tabernakel.jpg)