Breaking News:

Update Virus Corona Bitung

Ini CSR PT Multi Nabati Sulawesi Utara di Tengah Pandemi Covid-19

PT Multi Nabati Sulawesi Utara Bitung, kembali menyalurkan bantuan yang merupakan bagian program Corporate Social Responcibility (CSR)

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Kolase / tribun manado / Christian Wayongkere
Eddy Kho GM PT Multi Nabati Sulawesi (MNS) bersama Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Kadis Sosial dr Rinny Tamuntuan dan Kaban Kesbangpol Evans Steven Liow di sela penyerahkan bantuan pangan minyak goreng dan mie instan keada Pemerintah Provinsi Sulut, di kompleks bumi beringin Manado Selasa (28/4/2020).‎ 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - PT Multi Nabati Sulawesi Utara Bitung, kembali menyalurkan bantuan yang merupakan bagian program Corporate Social Responcibility (CSR) Wilmar Group, sebagai kepedulian kepada masyarakat Sulawesi Utara di tengah pandemik Covid-19, Selasa (28/4/2020).‎

Dalam press realese yang diterima Tribunmanado.co.id, setelah sebelumnya telah menyampaikan paket sembako dan APD kepada warga sekitar perusahaan di Kota Bitung.

Kali ini bantuan disalurkan melalui pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara dengan penyerahan secara simbolis oleh pimpinan PT MNS Eddy Kho kepada Gubernur Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, diwakili Kadis Sosial dr Rinny Tamuntuan dan Evens Steven Liow disaksikan Wakil Gubernur di Bumi Beringin Manado.

"Bantuan yang kami salurkan untuk Pemprov Sulut berupa pangan terdiri dari 3.600 liter minyak goreng dan 2.400 bungkus mie instan," kata Eddy Kho yang meruakan General Manager PT MNS, Selasa (28/4/2020).

Rawan Pohon Tumbang dan Longsor, Warga Diminta Waspadai Musim Penghujan

Piminan PT MNS berharap bantuan melalui program Wilmar peduli ini dapat membantu pemerintah dan masyarakat Sulut di tengah pandemi yang terjadi saat ini.

Di tempat terpisah Head of corporate affairs Wilmar, Johannes mangatakan, pihaknya akan mendistribusikan bantuan secara serentak pada bulan April dan Mei 2020 di sekitar wilayah operasional perusahan di Sumatera Utara, Riau, Batam, Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selasan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Sulut dan daerah lainnya.

"Bantuan dapat diperluas ke wilayah lain, jika dibutuhkan dan saat ini pihak Wilmar sedang melakukan pembicaraan dengan beberapa pemerintah daerah terkait rencana pendistribusiannya. Kami akan terus mengikuti perkembangan dampak covid-19," kata Johannes dalam keterangan resmi.

DPRD Tomohon Tetap Gelar Paripurna Pakai Physical Distancing

Total nilai bantuan digunakan untuk pengadaan alat pelindung diri (APD) senilai lebih dari Rp 2,5 miliar, berupa masker, hand sanitizer, pembersih lantai, sabun cuci tangan, sabun mandi, pakaian APD, kacamata safety, thermometer, alat semprot, cairan disinfektan, wastafel dan lainnya.

Sedang total nilai bantuan untuk sembako lebih dari Rp 10 Miliar. Paket bantuan sembako tersebut masing-masing berupa 5 kg, minya goreng Sania/Fortune 2 liter, gula 1 kilogram, tepung 1 kilogram dan mie instant 10 bungkus untuk setiap keluarga.

"Bantuan tersebut di targetkan akan diserahkan kepada sekitar 20,979 kepala keluarga. Dilakukan dua kali di bulan April dan Mei 2020," jelasnya.

Sebelumnya, country Head Wilmar Indonesia Darwin telah berkomitmen mengalokasikan dana USD 1 Juta untuk pengadaan sembako dan APD guna meringankan dampak covid 19.(crz/rls)

Pemkab Bolmut Raih Dua Penghargaan, Ini Kata Bupati Depri Pontoh

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved