Selasa, 5 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Netizen Doakan Keluarga Gubernur Olly

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama istri Rita Tamuntuan kembali memberikan bantuan alat pelindung diri

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
istimewa
Bantuan pribadi keluarga Dondokambey-Tamuntuan ini berupa 200 set Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, hazmat, dan face shield. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey bersama istri Rita Tamuntuan kembali memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) bagi para tenaga medis di tengah pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Ramadan di Benua Biru: 18 Jam Berpuasa di Kota Manchester 

Bantuan pribadi Keluarga Dondokambey-Tamuntuan 200 set APD ini berupa masker, hazmat dan face shield. Selain itu, ada susu steril untuk tenaga medis dan 1.500 masker untuk penjaga pasien di beberapa rumah sakit.

Adapun rumah sakit yang menerima bantuan ini, RSUD Anugerah Tomohon, RS GMIM Siloam Sonder, RS Budi Setia Langowan, RS Advent Teling dan RSUD Maria Walanda Maramis.

Bantuan sudah disalurkan sejak Jumat (24/4/2020). Bantuan kemanusiaan ini diserahkan oleh utusan Keluarga Dondokambey-Tamuntuan, Jean Sumilat bersama tim di setiap RS.

Perwakilan RS mengapresiasi bantuan dari Keluarga Dondokambey-Tamuntuan karena telah membantu penyediaan APD yang diperlukan di tengah pandemi Covid-19.

Seperti yang disampaikan lewat akun FB RS Budi Setia Langowan. "Kami mengucapkan terima kasih yang sebesarnya kepada Keluarga Dondokambey-Tamuntuan atas sumbangan untuk tim medis Rumah Sakit Budi Setia Langowan berupa APD masker, hazmat, face shield, helm, ditambah dengan susu steril.

Pasien Covid-19 Terbangun Setelah Dinyatakan Meninggal, Keluarga Terlanjur Simpan Abu Kremasi

Kiranya Tuhan Yesus senantiasa memberkati serta membalas semua budi baik Keluarga Dondokambey-Tamuntuan," seorang netizen yang merupakan tenaga medis. Peran medis sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 membutuhkan bantuan. Mereka harus berhadapan langsung dengan pasien yang diduga terjangkit maupun positif Covid-19. 

Gubernur Olly Dondokambey bersama Istri Rita Maya Dondokambey Tamuntuan berkesempatan menyapa dan memantau para pejuang kemanusiaan itu lewat video conference dari rumah kediaman Gubernur,  Senin (20/4/2020).
Gubernur Olly Dondokambey bersama Istri Rita Maya Dondokambey Tamuntuan berkesempatan menyapa dan memantau para pejuang kemanusiaan itu lewat video conference dari rumah kediaman Gubernur, Senin (20/4/2020). (istimewa)

Kadis Distanak Mengakui
Peternak Terdampak Covid-19

Harga daging ayam dan babi di Sulawesi Utara turun drastis di tengah gempuran wabah Coronavirus disease 2019 (Covid-19). Harga ayam yang biasa berkisar di Rp 30-an ribu, kini di angka Rp 20 ribu per kilogram. Bahkan, daging babi yang di waktu normal menyentuh Rp 60-an ribu, merosot tinggal Rp 30-an ribu setiap kg.

Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, Henny Kambey menyampaikan, kondisi ini membuat peternak merugi. Namun, situasi ini bukan terjadi hanya di Sulut tapi wabah Corona dampaknya global berpengaruh ke daya beli masyarakat.

Menteri Yasonna Digugat ke Pengadilan

"Kondisi saat ini daya beli masyarakat rendah, restoran banyak yang tutup, acara-acara ditiadakan, banyak masyarakat dirumahkan, semuanya kena pengaruh," ujar dia, Minggu (26/4/2020).

Peternak memang terpukul, bahkan harga sudah turun, daya beli tetap rendah. "Kalau di kampung itu banyak jualan di tepi jalan, potong sendiri lalu jual, " ujarnya.

Dinas pun tak bisa berbuat lebih lewat program. Andai produksi surplus daging bisa dipasok ke luar daerah, tapi saat ini pun daerah lain kurang lebih kondisinya sama dengan di Sulut. Saat ini pun, yang ada tinggal berharap wabah ini berakhir dan situasi kembali normal. "Semoga cepat berlalu, badai pasti berlalu, kita berdoa," ungkapnya. (ryo)

Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved