Update Virus Corona Kotamobagu

Pemkot Kotamobagu Perpanjang Sistem Kerja Shifting ASN dan THL

"Dimana dalam sistem kerja ini, akan ada pembagian jadwal kehadiran ASN dan THL yang melaksanakan tugas di kantor dan di rumah," ujarnya.

Don Papuling/tribun manado
Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Pemerintah Kota Kotamobagu, kembali memperpanjang sistem kerja ASN dan THL, terhitung sejak 22 April hingga 13 Mei mendatang.

Wali Kota Kotamobagu, Ir Hj Tatong Bara Selasa (21/4/2020) mengatakan, perpanjangan sistem kerja shifting ini, merupakan salah satu upaya mengantisipasi mewabahnya Covid-19 dilingkup Pemkot.

"Perpanjangan sistem kerja ini, kita terapkan melalui perubahan kedua surat edaran nomor 53/W-KK/III/2020, Tentang Pengaturan Sistem Kerja Bagi ASN dan THL di Kotamobagu," ujarnya.

Ia mengatakan, sistem kerja tersebut diterapkan untuk mencegah dan meminimalisir penyebaran serta melindungi ASN dan THL dari resiko terinfeksi Covid-19.

"Dimana dalam sistem kerja ini, akan ada pembagian jadwal kehadiran ASN dan THL yang melaksanakan tugas di kantor dan di rumah," ujarnya.

"Nantinya kepala perangkat daerah akan menyusun jadwal kehadiran ASN dan THL untuk melaksanakan tugas pokok dan fungsi di masing-masing perangkat daerah terutama untuk unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat," tutur dia.

Tatong mengatakan sistem kerja ini, juga bertujuan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan ke masyarakat tidak terhambat, sehingga pejabat eselon II dan III dituntut tetap melaksanakan tugas kedinasan di kantor sesuai dengan jam kantor. 

"Sementara untuk ASN atau THL yang melaksanakan tugas di kantor, melakukan rekam kehadiran manual dengan menandatangani daftar hadir," ujarnya.

Ia mengatakan, ASN dan THL yang bertugas dari rumah dilarang bepergian ke tempat umum dan tempat hiburan atau tempat wisata.

Kecuali untuk kebutuhan terkait pangan, kesehatan ataupun keselamatan dan harus melaporkan ke atasannya.

"Sehingga melalui edaran ini, ditegaskan bahwa ASN, THL dan keluarganya selama pemberlakuan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona, tidak diperkenankan melakukan bepergian ke luar daerah atau mudik," tegas Tatong

Ia menambahkan akan memberikan sangsi tegas bagi ASN dan THL yang tidak mematuhi larangan tersebut. "Dan untuk yang mendapat jadwal bekerja dari rumah harus tetap dapat dihubungi sehingga jika dibutuhkan untuk hadir ke kantor siap," jelasnya.

Tatong menambahkan untuk perangkat daerah seperti dinas kesehatan, UPTD instalasi farmasi, dinas penanaman modal pelayanan terpadu satu pintu, dinas kependudukan dan catatan sipil, satuan polisi pamong praja, badan pengelola keuangan daerah, badan penanggulangan bencana daerah, dinas sosial serta perangkat daerah lainnya yang terlibat dalam upaya pencegahan Covid-19 dapat menyesuaikan dengan tingkat pelayanan. (drp)

 Mengapa Pasien Covid-19 Banyak Meninggal Setelah Sembuh? Ini Penjelasannya

Penulis: Don Ray Papuling
Editor: Maickel_Karundeng
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved