Breaking News:

News

Cabuli Anak Tetangga yang Tidur di Samping Ibunya, Pelaku Diganjar Hukuman Lima Tahun Penjara

Pelaku Cabul diganjar pidana penjara selama lima tahun oleh majelis hakim di persidangan yang digelar secara teleconference di Pengadilan Negeri

Editor: Glendi Manengal
(suarapapua)
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID, DENPASAR - Pelaku Cabul Mukhamad Afifudin alias Udin (26) diganjar pidana penjara selama lima tahun oleh majelis hakim di persidangan yang digelar secara teleconference di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Selasa (21/4/2020).

Ia divonis terbukti bersalah lantaran melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur berinisial YE (13).

Diketahui Terdakwa yang melakukan aksi cabul terhadap korban merupakan anak dari tetangga kosnya.

Kim Jong Un Dikabarkan Sakit Parah Setelah Menjalani Operasi

Terhadap putusan majelis hakim pimpinan I Ketut Kimiarsa itu, terdakwa Udin yang menjalani sidang di Lapas Kelas IIA Kerobokan, didampingi tim penasihat hukumnya dari Pos Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar hanya bisa pasrah menerima.

Di sisi lain, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Luh Wayan Adhi Antari menyatakan belum menerima atau banding. "Pikir-pikir Yang Mulia," ucapnya.

Sebelumnya, jaksa menuntut Udin dengan pidana pejara selama enam tahun, dan denda sebesar Rp 500 juta subsidair dua bulan penjara.

Majelis hakim dalam amar putusan menyatakan, bahwa terdakwa yang beberja sebagai kuli bangunan ini telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana Pasal 82 ayat (1) UU No.17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 76 E UU RI No.35 tahun 2014 tentang perubahan UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama lima tahun dikurangi selama terdakwa dalama tahanan, dan denda sebesar Rp 500 juta subsider dua bulan penjara," tegas Hakim Ketua I Ketut Kimiarsa.

UPDATE Jumlah Pasien Positif Corona 7.135 Orang, 616 Meninggal, 842 Sembuh Selasa 21 April

Diungkap dalam surat dakwaan, tindak pidana yang dilakukan terdakwa ini terjadi pada 7 November 2019 sekitar pukul 02.30 Wita di sebuah kamar kos di seputaran Jalan Kartika Plaza, Kuta, Badung.

Kala itu, terdakwa awalnya mengirim pesan singkat ke korban melalui apilaksi whatsapp (WA).

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved