Update Virus Corona Sulut
Keluarga Mathew Roringkon Bakal Ambil Jalur Hukum, Dugaan Penelantaran Pasien di RSUP Prof Kandou
"Saat masuk di ruang isolasi, penyakit awal tidak ditangani dengan serius, hingga anak kami hembuskan nafas terakhir," katanya, sambil menahan tangis.
Penulis: Tirza Ponto | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Keluarga Roringkon Rotu akhirnya akan mengambil jalur hukum.
Hal itu, dikarenakan, anak mereka bernama Mathew Miracle Roringkon, yang berumur 7 tahun, meninggal di ruang Isolasi RSUP Prof Kandou, dengan banyak kejanggalan.
Octavia Rotu, ibu dari Mathew kepada tribunmanado.co.id, Senin (20/4/2020) tadi, menceritakan bahwa anak mereka, masuk di rumah sakit karena diagnosa penyakit kangker otak, malah di masukan ke ruang isolasi Covid-19.
"Saat masuk di ruang isolasi, penyakit awal tidak ditangani dengan serius, hingga anak kami hembuskan nafas terakhir," katanya, sambil menahan tangis.
Berikut hasil wawancara eksklusif wartawan tribunmanado.co.id kepada orang tua yakni Octavia Rotu selaku ibu dari almarhum Mathew Miracle Roringkon.
Kapan Mathew dirawat di rumah sakit ?
Anak kami awalnya dari Rumah Sakit Dharmais Jakarta, dan pulang ke Manado tanggal 12 Maret 2020.
Sampai di Manado, apakah langsung dirawat di rumah sakit ?
Saat di Manado, anak kami di rawat di rumah.
Berapa lama dirawat di rumah ?
Setelah 1 bulan, karena sering mengalami kejang akibat penyakit bawaan itu, kemudian berobat ke rumah sakit (RS) Siloam pada 3 April 2020.
Berapa lama di rumah sakit Siloam ?
Saat di Siloam, langsung di rujuk ke RSUP Prof Kandou Manado.
Saat di RSUP Prof Kandou Manado, perawatannya seperti apa ?
Saat diperiksa di RSUP Prof Kandou Manado, anak kami langsung dirawat di ruang Isolasi Covid-19 dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Alasan apa RSUP Prof Kandou Manado masukan pasien ke ruang Isolasi ?
Hanya karena riwayat perjalanan dari Jakarta, sehingga dimasukkan ke ruang isolasi Irine F dengan status PDP.
Proses perawatan di ruang Isolasi seperti apa ?
Selama perawatan di ruang Isolasi, penyakit bawaan kurang diperhatikan, bahkan ada obat yang harus dikonsumsi oleh pasien tidak diberikan.
Apa dokter sering mengontrol kondisi pasien selama di ruang Isolasi ?
Selama di ruang Isolasi, dokter tidak pernah mengontrol langsung penyakit anak kami.
Bagaimana cara dokter mengontrol pasien?
Dokter datang hanya melihat dan memotret anak kami, dan mengirim hasil potretannya ke seniornya. Pernah juga dokter mengirim pesan kepada saya lewat WhatsApp, untuk memotret anak kami dan kirim kepada dokter tersebut.
Bagaimana pendapat keluarga dengan penanganan pasien di RSUP Prof Kandou ?
Pelayanan tidak sesuai dengan SOP, anak kami terlantar di ruang Isolasi, penyakit kanker otaknya tidak dirawat oleh dokter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ibu-dari-mathew-roringkon.jpg)