Sulut Maju
Gubernur Olly Doakan Tenaga Medis
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Tenaga medis memegang peran penting dalam upaya menghadapi wabah Coronavirus disease 2019 atau Covid-19. Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menyebut, para tenaga medis ini sebagai pahlawan di garda terdepan menghadapi Covid-19.
• Pengamat Kesehatan Sebut Kebutuhan Alat PCR di Sulut Mendesak
Ia memberi semangat dan terus mendoakan kepada para tenaga medis. "Tetap semangat untuk rekan-rekan tenaga medis yang bekerja siang malam di Ruang Isolasi RSUP Kandou, Manado dan semua tenaga medis di Provinsi Sulawesi Utara," ujarnya lewat akun intagram miliknya diposting, Sabtu (18/4/2020).
"Kalian adalah pahlawan bagi torang samua saat ini, doa kami menyertai kalian semua," ungkapnya lagi. Sebelumnya, Gubernur Olly menyerukan stakeholder bersatu adu melawan Covid-19. "Saya ajak rakyat dan semua pihak di Sulut bersatu padu kesampingan kepentingan kita. Semua stakeholder menghadapi tantangan Covid-19, banyak hal bisa kita lakukan, Tuhan akan memberi berkat," kata dia.
Pemerintah akan menyiapkan semua hal untuk melawan Covid-19, tapi memang segala sesuatu tidak ada yang sempurna. Dari Miangas sampai Pinagoluman, semua bersatu. "Kita akan kuat hadapi tantangan. Di mana ada gelap pasti ada terang. Kita jaga kebersamaan," sebut dia.
Pemerintah menyiapkan bantuan sembako, fasilitas medis, dan alat pelindung diri. "Selain itu, pemerintah memberi apresiasi tinggi kepada tenaga medis, dengan keterbatasan yang ada berani memeriksa dan merawat pasien Covid-19," ungkapnya.
Gubernur mengatakan, sudah melakikan rapat koordinasi dengan jajaran Menteri Kabinet Presiden Jokowi. Semua tidak tinggal diam, sesuai arahan Presiden dan Wapres semua bergotong royong. Gubernur bekerja sama dengan bupati dan wali kota. Ia optimistis wabah Corona ini bisa diatasi bersama.
• Terpengaruh Covid-19, Utang Pemerintah Indonesia Tembus Rp 5.192,56 Triliun pada Maret 2020
RSUD Sulut Pantau ODP di Rumah Singgah
Warga yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP) bisa menempati fasilitas rumah singgah dengan gratis. Pemprov Sulut menyiapkan tenaga medis untuk memantau perkembangan ODP selama mengisolasikan diri di rumah singgah.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulut, dr Inggrit Giroth mengatakan, RSUD sudah menempatkan tenaga medis di beberapa rumah singgah.
Hampir semua tenaga dikerahkan untuk mengelola rumah singgah ini. "RSUD Sulut membantu di rumah singgah, sekitar 30 orang mulai dari perawat, tenaga lingkungan hingga supir ambulans, " kata dia.
Bangunan RSUD juga sementara dilakukan pembangunan, tapai ada unit yang masih beroperasi semisal Instalasi Gawat Darurat (IGD).
Satgas Pertajam Sosiliasiasi Rumah Singgah
Satgas Covid-19 Sulut bidang operasional menggelar rapat di Kantor Gubernur, Jumat (17/4/2020). Rapat dipimpin Asisten I Pemprov Sulut, Edison Humiang ini dalam rangka menindaklanjuti Peraturan Gubernur Sulawesi Utara Nomor 8 Tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran (OPP) Covid-19 yang ditandatangi 14 April 202.
Rapat tersebut diikuti Karo Ops Polda Sulut, As Ops Kodam XIII/Merdeka, Kapolresta Manado, Kasi Ops Korem 131 Santiago dan beberapa Pejabat Pemprov Sulut diantaranya Kadis Sosial, Kasatpol PP, Kaban BPBD, Karo Hukum serta jajaran Dinkes dan Dishub.
"Ada enam poin penting yang dibahas pada pertemuan ini. Mulai dari penguatan sinergitas antara bidang tugas dalam gugus tugas provinsi sampai evaluasi kendala yang timbul dalam penanganan PDP ataupun terkonfirmasi positif covid-19 yang meninggal," kata Humiang.
• Kejar Orang Dengan Sajam Sampai Kantor Polisi, RT Disengat Tim Lipan
Pertama, sinergitas antar bidang tugas pada Satgas Covid-19 Sulut harus diperkuat agar dapat berfungsi secara optimal dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19.
Kedua, sebagai pusat pnformasi penanganan covid-19 di Sulut, perlu adanya keakuratan informasi dari rumah sakit dan pihak berkompeten lainnya untuk menjelaskan status pasien yang meninggal dunia baik ODP, PDP, dan terkonfirmasi positif agar keluarga dapat memahami status pasien.
Ketiga, sosialisasi tentang fungsi dan manfaat rumah singgah harus melibatkan pemerintah kabupaten dan kota. Keempat, utuk mendapatkan persepsi yang sama dalam menyikapi penanganan covid-19, perlu dilakukan pertemuan melalui video teleconference antara gugus tugas provinsi dan kabupaten dan kota.
Kelima, Pergub Sulut Nomor 8 tahun 2020 tentang Optimalisasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 harus disosialisasikan kepada seluruh masyarakat Sulut. Keenam, penambahan dan pendistribusian Alat Pelindung Diri (APD) bagi aparat TNI dan Polri untuk menunjang tugas aparat di lapangan. (ryo)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gubernur-sulut-olly-dondokambey-99887.jpg)