Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Sulut

Lakukan Aksi Kemanusiaan, Tim Puskesmas Ini ditunjang dengan Puluhan APD

Dijelaskannya untuk bantua APD dari Dinas di prioritaskan untuk di pakai petugas di lokasi KEK dan poli puskesmas.

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Maickel Karundeng
istimewa
Seluruh Staf PKM Paceda saat menerima bingkisan sebagai penambah semangat dalam menjalankan tugas untuk memberantas Covid-19, dari Ny Khouni Lomban Rawung ketua TP PKK Kota Bitung dan juga Ketua PMI Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG - Sejumlah Puskesmas yang ada di Kota Bitung, mendapat jadwal bergilir dalam melaksanakan tugas kemanusiaan di pintu Gerbang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kelurahan Sagerat Kota Bitung provinsi Sulut.

Tenaga medis dan dokter dari Puskesmas membantu tim gabungan lainnya dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kepolisian, TNI, relawan PMI dan pihak lainnya bertugas melakukan pemeriksaan orang yang akan masuk ke Bitung.

Dalam bertugas mereka dilengkapi 1 set alat pelindung diri (APD).

Seperti tim dari Puskesmas Paceda menurut dr Subiyakto Sururama selaku kepala Puskesmas untuk ketersediaan atau kelengkapan APD mendapat bantuan dari Dinas Kesehatan Kota Bitung dan Donatur.

"Sampai saat ini untuk bantuan APD dari Dinas ada hampir 20 set begitu juga dengan bantuan dari Donatur ada hampir 20 set. Untuk APD dari Dinas Kesehatan warna putih sesuai standart WHO," tutur dr Ato sapaanya, Sabtu (18/4/2020).

Dijelaskannya untuk bantua APD dari Dinas di prioritaskan untuk di pakai petugas di lokasi KEK dan poli puskesmas.

Selain APD secara bertahap pihaknya telah menerima bantuan lainnya dari Dinas Kesehatan berupa Hand Sanitizer, Alkohol, Masker utuk petugas di lapangan dan telah di rapid test.

Puskemas Paceda mengerahkan tujuh tenaga medisnya untuk bertugas selama tiga hari dalam sepekan di KEK dan satu dokter untuk tugas melakukan survelance.

"Kalau ada sesuatu di lapangan kami telpon yang di KEK, lalu bahagi tenaga untuk turun ke lapangan. Karena saat ini kami memang kekurangan tenaga kesehatan,"tambahnya.

Pihaknya juga memiliki tenaga medis yaitu bidan, namun stand by di Puskesmas untuk rawat inap.

Namun begitu dr Ato tetap berusaha dan berupaya utuk mengusahakan setiap permintaan bantuan untuk turun ke KEK sesuai dengan permintaan.

Pendalam SOP tingkat Kota dengan puskemas sendiri sudah tune, karena saling koordinasi. Kalau pemasukkan data dan informasi agak beda kemudian di konfirmasi lagi untuk mencocokkan.

Pihaknya juga sudah menerapkan program pemerintah dalam mendukung pencegahan Covid 19, dengan memasang baliho berisi pesan memakai masker, jangan pergi ke tempat ramai jaga jarak dan di rumah saja.

Pesan ini di tulis dengan bahan sederhana atau bahasa Manado agar di pahami warga yang datang ke Puskesmas.

"Saya juga sudah terapkan, pasien yang puskes tida pakai masker di suruh pulang dan pakai masker. Warga yang membawa anak sakit tapi menyertakan anak-anak lain tidak diperkanankan, hanya yang sakit bisa ke puskesmas untuk mencegah terjangkit," tandasnya.(crz)

 Kondisi di China Terkini, Hanya Ada 93 Kasus Aktif, Update Data Virus Corona Dunia Sabtu (18/4/2020)

TONTON JUGA :

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved