Kuliner
Mencicipi Rujak di Kios Rujak Vena yang Terkenal se-Langowan
Di sampingnya terdapat sebuah kios tampak sederhana dengan dekorasi yang alakadarnya dengan tulisan di dinding kios bernama Kios Rujak Vena
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Jika anda melakukan perjalanan ke Kecamatan Langowan, jangan lupa mampir di Desa Amongena Tiga Gaga tiga, Kecamatan Langowan Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Tepat di depan tikungan terdapat rumah sederhana dengan cat tembok berwarna merah muda yang hanya memiliki satu lantai.
Di sampingnya terdapat sebuah kios tampak sederhana dengan dekorasi yang alakadarnya dengan tulisan di dinding kios bernama Kios Rujak Vena.
Itu lah kios rujak yang cukup populer di kalangan masyarakat Langowan dan bahkan se-Sulawesi Utara yang merupakan milik dari sepasang suami istri Danny Lumingkewas (53) dan Suvena Bilatula (54).
• Wanita Cantik Manado Ini Jadi Ujung Tombak Humas Pimpinan Daerah, Setia Berikan Informasi
Rujak Vena yang sudah sekitar 25 tahun beroprasi ini menjual sejumlah menu dengan harga murah di antaranya rujak buah Rp 10 ribu, gohu Rp 7 ribu dan mangga teto Rp 10 ribu.
Walaupun harganya terbulang murah, namun soal rasa sudah terbukti lewat testimoni para pengunjung yang ketagihan dengan rujak ini.
"Perbedaan rujak di sini yaitu terdapat pada gulanya, di mana kami mengombinasikan gula dengan kuah gohu, selain itu gula di sini juga berasal dari bahan gula berkualitas.
• Di-PHK, Raldo Bingung Hidupi Diri, Total 1.182 Pekerja di Bolmong Dirumahkan
• Kader PDIP Minahasa Tanggap Darurat Covid-19, Lakukan Pembagian Sembako
Bahan pembuatan rujak pun bervariasi, mulai dari gula, asam jawa, cuka saguer, buah pelaya, nenas, ketimun, kadondong, mangga, gora dan kacang," ujar pemilik kios Suvena Bilatula.
Suvena juga mengatakan kalau dari segi promosi hanya dari mulut ke mulut.