Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan

Batasi Konsumsi Vitamin C Jika Tidak Ingin Alami Kerusakan Genetik

Beberapa orang mungkin masih berpikir jika semakin banyak minum vitamin C makan kian baik.

Editor: Isvara Savitri
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak orang beranggapan mengonsumsi vitamin C baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Beberapa orang juga meyakini bahwa suplemen vitamin C bisa dijadikan obat sariawan di mulut.

Memang pendapat-pendapat tersebut tidak sepenuhnya keliru.

Pasalnya, vitamin C memang terbukti menjadi salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh dengan fungsi antara lain, sebagai berikut:

  • Meningkatkan daya tahan
  • Membantu tubuh dalam memproduksi kolagen dan proses penyembuhan luka
  • Menjadi antioksidan untuk melindungi sel-sel tubuh dari serangan radikan bebas

Namun, beberapa orang mungkin masih berpikir jika semakin banyak minum vitamin C makan kian baik.

Padahal, anggapan tersebut kurang tepat.

Pasalnya, ada batas konsusmi vitamin C harian yang patut dipatuhi agar tidak timbul masalah.

Batas konsumsi vitamin C
Melansir Mayo Clinic, vitamin C atau dikenal juga dengan nama asam askorbat adalah vitamin yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan normal, serta membantu tubuh menyerap zat besi.

Karena tubuh tidak akan memproduksi atau menyimpan vitamin C, maka memang penting bagi Anda untuk memasukkan vitamin C dalam pola makan sehari-hari.

Bagi kebanyakan orang, konsumsi buah jeruk, stroberi, lada merah cincang, atau brokoli menyediakan cukup vitamin C untuk hari itu.

Untuk orang dewasa, jumlah harian konsumsi vitamin C yang disarankan sebenarnya hanya 65 hingga 90 miligram (mg) per hari.

Semenara, batas atasnya adalah 2.000 mg sehari.

Batas konsumsi vitamin C itu patut dipertimbangkan.

Jangan sampai Anda termasuk orang yang mengalami megadosis vitamin C hingga timbul sejumlah masalah berikut ini:

  • Diare
  • Mual
  • Muntah
  • Mulas
  • Kram perut
  • Sakit kepala
  • Insomnia

Bahaya konsumsi vitamin C berlebih
Melansir The New York Times, siapa saja yang masih berpikir konsumsi sedikit vitamin C sudah baik, maka lebih banyak akan lebih baik, dianjurkan untuk berpikir ulang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved