Senin, 1 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Jokowi Ingatkan Indonesia Siap Hadapi Resesi Ekonomi Global Akibat Corona: Kita Bicara Apa Adanya

Kemungkinan terburuk akibat adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia, sudah diprediksi Pemerintah Indonesia

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
(www.setneg.go.id) (https://www.setneg.go.id/)
Presiden Joko Widodo 

Dilansir TribunWow.com, Karni Ilyas menyatakan keputusan Jokowi itu berhubungan dengan kemampuan pemerintah mencukupi kebutuhan warga.

Terkait hal itu, Karni Ilyas pun membandingkan kemampuan pemerintah dengan sejumlah negera yang melakukan lockdown hingga berhasil mengatasi wabah Virus Corona.

Melalui tayangan YouTube tvOneNews, Senin (13/4/2020), Karni Ilyas buka suara soal penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta dan akan disusul oleh wilayah sekitarnya.

Pemimpin Redaksi tvOne, Karni Ilyas dalam kanal YouTube tvOneNews, Senin (13/4/2020).
Pemimpin Redaksi tvOne, Karni Ilyas dalam kanal YouTube tvOneNews, Senin (13/4/2020). (YouTube tvOneNews)

 

Misalnya, dengan mengantarkan makanan dan bahan pokok untuk kebutuhan sehari-hari.

"Misal disuruh di rumah, tapi kasih dong nasi bungkus jangan disuruh urus surat dulu. Kapan diterimanya nanti suratnya?," ucap Karni Ilyas.

"Bisa enggak berangkat dia, tapi anaknya empat udah ada 8 bungkus nasi sederhana di rumahnya udah tenang dia."

Karni Ilyas menyatakan, imbauan untuk tak meninggalkan rumah tak akan ditaati warga jika pemerintah tak memenuhi kebutuhan.

Karena itu, ia menyebut kerja sama pemerintah pusat dan daerah sangat penting.

"Tapi jangan 'Enggak boleh pergi' aja, terus gimana dia enggak tahan lihat anaknya nangis," kata dia.

"Ini kerja sama antara pemerintah daerah, pemerintah pusat untuk mengatasi ini."

Lebih lanjut, ia menyinggung keputusan Jokowi enggan menerapkan lockdown hingga saat ini.

Menurut Karni llyas, Jokowi sudah memprediksikan kemungkinan terjadinya pembangkangan karena warga tak terpenuhi kebutuhannya.

"Dan juga saya minta dari masyarakat, dari pemerintah juga apa kita perlu terlalu ketat," terang Karni Ilyas.

"Saya memahami sekali kenapa Pak Jokowi tidak menerapkan langsung lockdown, dia udah melihat kemungkinan-kemungkinan ini."

Ia menyatakan, dana yang dimiliki Indonesia tak memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak Virus Corona.

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved