Senin, 1 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Jokowi Ingatkan Indonesia Siap Hadapi Resesi Ekonomi Global Akibat Corona: Kita Bicara Apa Adanya

Kemungkinan terburuk akibat adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia, sudah diprediksi Pemerintah Indonesia

Tayang:
Editor: Rhendi Umar
(www.setneg.go.id) (https://www.setneg.go.id/)
Presiden Joko Widodo 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kemungkinan terburuk akibat adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia, sudah diprediksi Pemerintah Indonesia.

Kemungkinan terburuk itu, salah satunya, adalah terjadinya resesi ekonomi global.

Untuk itu, Presiden Joko Widodo mengingatkan jajaran menteri dan kepala daerah untuk bersiap dengan skenario dalam mengantisipasi dampak negatif terhadap ekonomi dari pandemi Covid-19, termasuk kemungkinan terjadinya resesi ekonomi global.

“Dan berbagai lembaga internasional, baik IMF (Dana Monter Internasional), Bank Dunia, dan lain-lain sudah memprediksi ekonomi global 2020 akan memasuki periode resesi. Hitung-hitungan terakhir yang saya terima, ekonomi bisa tumbuh negatif,” ujarnya dalam sidang kabinet paripurna melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (14/4/2020).

Presiden menerima laporan bahwa pertumbuhan ekonomi global dapat terkontraksi mencapai -2,8 persen pada tahun ini karena situasi pandemi virus Corona jenis baru.

"Oleh sebab itu kita harus menyiapkan diri dengan berbagai skenario," ujarnya.

Untuk Indonesia, Kepala Negara menyebutkan memang terdapat potensi perlambatan laju pertumbuhan ekonomi.

Penurunan laju kegiatan ekonomi itu tidak hanya terjadi di Indonesia, namun juga terjadi di hampir seluruh negara di dunia.

“Kita harus berbicara apa adanya. Target pembangunan dan pertumbuhan ekonomi 2020 akan terkoreksi cukup tajam,” ujarnya.

Presiden meminta masyarakat tetap optimstistis bahwa pemulihan ekonomi akan cepat terjadi, setelah masalah Covid-19 terselesaikan.

Baik pemulihan kesehatan maupun pemulihan ekonomi. Insya Allah kita bisa,” ujar dia,

Di instrumen fiskal APBN 2020, pemerintah mengasumsikan pertumbuhan ekonomi domestik sebesar 5,3 persen.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya memaparkan sebuah skenario berat, jika dampak Covid-19 terus berlanjut, maka pertumbuhan ekonomi domestik bisa hanya mencapai 2,3 persen di 2020.

Karni Ilyas Paham Alasan Jokowi Tak Mau Indonesia Lockdown, Sentil Adanya Pembangkangan Warga

Keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang enggan langsung menerapkan lockdown untuk mengatasi wabah Virus Corona, dikomentari Karni Ilyas. 

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved