Kesehatan
Mengenal Gejala Khusus Diabetes Tipe 2, Bisa Sebabkan Koma
Penyakit diabetes tipe ini biasanya terjadi pada usia di atas 40 tahun, tetapi bisa juga timbul pada usia di atas 20 tahun.
Namun, kedua istilah ini juga kurang tepat karena diabetes tipe dua juga membutuhkan pengobatan dengan insulin dan bisa timbul pada usia remaja juga.
Gejala khusus diabetes tipe 2
Dalam Buku Diet Sehat untuk Penderita Diabetes Mellitus (2014) karya Dr. Ir. Diah Krisnatuti, M.S., dkk., dijelaskan sebagaian besar penderita diabetes tipe 2 tidak mengalami penurunan berat badan.
Bahkan, penderita diabetes jenis ini bisa tidak menunjukkan gejala-gejala selama beberapa tahun.
Jika kekurangan insulin semakin parah, akan timbul gejala berupa sering berkemih dan sering merasa haus, tetapi jarang ketoasidosis.
Ketoasidosis diabetikum adalah gejala pada penderita diabetes secara tiba-tiba dan bisa berkembang dengan cepat ke dalam suatu keadaan.
Jika kadar gula darah sangat tinggi, sampai lebih dari 1.000 mg/dl, penderita biasanya akan mengalami dehidrasi berat yang bisa menyebabkan, antara lain:
- Kebingungan mental
- Pusing
- Kejang
- Koma hiperglikemik-hiperosmolar nonketotik
Penyebabnya bisa jadi adalah stres, infeksi, atau obat-obatan
Gejala lain yang mungkin ditimbulkan, antara lain:
- Kesemutan
- Gatal
- Mata kabur
- Impotensi pada pasien pria
- Pruritus vulvae pada pasien wanita
Pada penderita yang tidak begitu berat, peningkatan gula darahnya bisa tidak begitu mencolok sehingga harus dilakukan tes toleransi terhadap glukosa.
Tes ini berguna untuk mengetahui kemampuan tubuh dalam mengatur kadar gula darah.(*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kenali Gejala Khusus Diabetes Tipe 2".
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-diabetes.jpg)