VAP-E2L-GSVL-ODSK Kompak Lawan Corona

Sulawesi Utara bersatu dalam perang Coronavirus disease 2019 (Covid-19). Mulai warga, pemerintah hingga swasta terjun langsung

Istimewa
Gubernur Sulut Olly Dondokambey berbincang dengan Mendagri Tito Karnavian 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Sulawesi Utara bersatu dalam perang Coronavirus disease 2019 (Covid-19). Mulai warga, pemerintah hingga swasta terjun langsung memerangi virus ini. Tak terkecuali aksi politisi yang meramaikan bursa calon kepala daerah seperti pemilihan gubernur sampai pemilihan bupati dan wali kota.

Ada Vonnie Anneke Panambunan (VAP), Elly Engelbert Lasut (E2L), GS Vicky Lumentut dan Sehan Landjar yang ramaikan bursa kandidat Pilgub Sulut. Mereka kompak bersama Gubernur dan Wagub Sulut petahana, Olly Dondokambey-Steven Kandouw memerangi Covid-19 di Nyiur Melambai. Kemudian sejumlah figur calon bupati dan wali kota di 7 daerah yang akan melaksanakan pilkada.

Kabupaten-Kota di Sulut Perketat Perbatasan

VAP misalnya terus terjun ke lapangan untuk menyapa dan membantu masyarakat di Sulut. Bupati Minahasa Utara itu menebarkan baliho perangi Corona. Bahkan, Bupati nyentrik ini rela merongoh kocek pribadi hingga ratusan juta rupiah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Di Bolaang Mongondow Utara, VAP memberikan bantuam Rp 100 juta serta bantuan lainnya di beberapa tempat ibadah. Ia menggunakan uang sendiri untuk memesan hand sanitizer, masker, sembako dan vitamin C. "Tuhan pakai saya untuk salurkan berkat, semua yang saya miliki ini adalah punya Tuhan. Jadi jangan pelit, kita harus saling berbagi. Tuhan baik," kata VAP. Senin (6/4/2020).

VAP mengatakan, tak perlu takut dengan Corona. Dia tetap berdoa dan waspada agar masyarakat tetap sehat, dijauhkan musibah Corona. "Tetap waspada dan jaga kebersihan. Ingat kalau ke mana-mana saat ini harus pakai masker," kata VAP.

VAP juga membagikan seribu paket pangan berupa beras dan ikan kaleng,di Kecamatan Talawaan. “Mari kita bersama-sama cegah Covid-19 dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun selama 20 detik, menjaga jarak minimal 1 meter dengan keramaian, pastikan masker terpakai dengan benar dan bagian hidung terpasang dengan rapat, menutup mulut ketika batuk atau bersin menggunakan tisu atau dengan bagian dalam siku, tinggal di rumah dan lapor petugas kesehatan jika ada keluhan bersatu lawan Covid-19," katanya.

E2L juga tak ketinggalan. Bupati Kepulauan Talaud ini mengatakan, anggaran dari APBD Talaud tahun ini diperuntukkan bagi penanganan seperti pembelian Alat Pelindung Diri (APD), rapid test dan kebutuhan lain. "Kami sudah kordinasi lintas sektor, mengecek kesiapan infrastruktur kesehatan dan para tenaga medis. Anggaran itu juga untuk pembelian oksigen, ruang isolasi, obat, laboratorium dan lain-lain," kata E2L.

Anang Hermansyah: Seniman juga Dirumahkan

Bupati menjelaskan, selain menyediakan anggaran, Pemkab Talaud telah melakukan penyerahan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) untuk warga yang layak dibantu. "Sebanyak 100 ton diserahkan untuk masyarakat di pulau terluar, yakni Kecamatan Kabaruan, Kecamatan Damao," katanya.

Setiap kepala keluarga (KK) mendapatkan 30 kilogram. Bantuan ini di luar bantuan PKH (Program Keluarga Harapan) dan program pemerintah lainnya. "Ini khusus dalam rangka penanganan Covid-19 di masa social dan physical distancing," katanya. Pemkab rutin menggelar disinfeksi di setiap kecamatan, kelurahan dan desa.

Elly juga menggelar disinfeksi keliling di Kota Manado, Tomohon dan Bitung. Aksi ini dilakukan Tim Relawan E2L. Dana untuk penyemprotan itu datang dari kantong pribadi suami Telly Tjanggulung tersebut. "Ini spontanitas yang dilakukan relawan," kata Elly.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved