Breaking News
Kamis, 16 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

Urine Jadi Kuning Saat Puasa Bagus Atau Tidak? Ini Penjelasannya

Bisa diartikan saat puasa itu sedang terjadi pengeluaran racun atau yang merugikan tubuh.

Editor: Indry Panigoro
Tribun Timur.
Ilustrasi urine 

TRIBUNMANADO.CO.ID – Kurang dari sebulan kaum muslimin akan menunaikan puasa.

Puasa biasanya akan membuat kita kekurangan cairan karena kurangnya asupan makanan ataupun minuman.

Meski begitu, jangan kaget saat puasa urine kita berwarna kuning. Walau urine berwarna kuning itu adalah tanda kita kekurangan cairan tubuh.

Setelah Urine Sapi, PM India Desak Warga Matikan Lampu dan Nyalakan Lilin untuk Kegelapan Covid-19

Urine berwarna kuning saat puasa itu justru pertanda baik.

Bahasa yang banyak dipakai orang zaman now mengenai hal ini, sedang terjadi detox dalam tubuh.

Bisa diartikan saat puasa itu sedang terjadi pengeluaran racun atau yang merugikan tubuh.

Salah satu cara tubuh mengeluarkan racun-racun tersebut adalah melalui urine.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai hal tersebut mengenai warna urine secara singkat.

Warna urine umumnya berkisar dari warna kuning pucat hingga kuning tua. Pewarnaan ini terutama disebabkan oleh pigmen urokrom, juga dikenal sebagai urobilin.

Semakin banyak air yang kita minum, melansir artikel Healthline.com dengan judul  What Causes Bright-Yellow Urine and Other Changes in Color? Yang medical reviewnya oleh Judith Marcin, MD, semakin terhidrasi tubuh kita maka semakin ringan pigmen dalam urin.

Nah, pigmen dan senyawa kimia dalam makanan yang kita makan, obat yang diminum, berperan dalam mengubah arna urine.

Jumlah air yang kita minum memengaruhi apakah warnanya kuning pucat atau kuning gelap.

Orang yang minum lebih banyak air biasanya warna urinenya pucat encer, dibandingkan dengan mereka yang mengalami dehidrasi atau mengonsumsi lebih sedikit air.

Di sini bisa kita lihat jika ketika kita minum banyak air, air seni bisa menjadi sangat ringan, sehingga tampak hampir jernih.

Sebaliknya, semakin sedikit air yang diminum, semakin gelap air seni kita.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved