Breaking News:

Nasional

Disebut Ada Adu Domba Antara Pemerintah Pusat dan DKI, Menkopolhukam Singgung Para Pengadu

Hal itu ia ungkapkan saat menjadi tamu di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne edisi Selasa, 7 April 2020 malam.

Istimewa
Mahfud MD 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Republik Indonesia Mahfud MD,

kembali menanggapi wacana Menkumham Yasonna Laoly untuk memberikan remisi dan penangguhan penahanan pada sejumlah napi di masa pandemi virus corona atau covid-19.

Hal itu ia ungkapkan saat menjadi tamu di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne edisi Selasa, 7 April 2020 malam.

Awalnya, Mahfud sempat bertanya ulang pada sang host, Karni Ilyas, mengenai tema yang hendak diulas.

Mahfud menilai, diskusi yang berjalan saat itu sudah melebar ke mana-mana.

Karena alasan itu, ia mengaku bingung mau menjawab yang mana dulu.

Menko Polhukam Mahfud MD di Istana Kepresidenan Bogor.
Menko Polhukam Mahfud MD di Istana Kepresidenan Bogor. (Kompas.com)

Bahkan, Mahfud menilai diskusi yang berjalan sebelum ia diperbolehkan bicara terlalu banyak basa-basinya.

"Silakan tadi melebar banyak sekali saya tidak tahu yang mana saya mau jawab," ujarnya.

"Fokusnya tidak ada, banyak basa basi tadi," imbuhnya.

Karni Ilyas lalu menjelaskan ulang soal pernyataan sang Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Halaman
1234
Editor: Frandi Piring
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved