Tukang Ojek Antre Beras ODSK: Memasok Bantuan ke Tatelu

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tak tinggal diam menghadapi pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

ryo noor/tribun manado
Kepala Dinas Sosial Sulut, dr Rinny Tamuntuan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara tak tinggal diam menghadapi pandemi Coronavirus disease 2019 (Covid-19). Gubernur dan Wagub Sulut, Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK) terus menyalurkan beras bagi pekerja informal terdampak Covid-19.

Jumat (3/4/2020), diperkirakan ratusan tukang ojek di Kota Manado menyerbu Kantor Gubernur Sulut. Mereka mengantre untuk memperoleh bantuan beras dari ODSK yang disalurkan petugas Dinas Sosial Daerah Sulut. Tak hanya di Manado, bantuan beras ODSK juga disalurkan kepada tukang ojek di Tatelu, Kabupaten Minahasa Utara. Petugas menyalurkan beras di Pangkalan Tukang Ojek Tatelu, Jumat kemarin.

Ratusan Napi Dibebaskan Karena Virus Corona, Kemenkumham Kerja Keras: Jangan Berulah Tetap di Rumah

Penyediaan pangan untuk masyarakat ini merupakan instruksi dari ODSK dalam upaya membantu warga terdampak ekonomi akibat penyebaran Corona. Pantuan Tribun Manado, para tukang ojek yang datang sudah mengantre dengan sepeda motor dari depan pintu gerbang utama mengular hingga ke pelataran parkir belakang Kantor Gubernur di Jalan 17 Agustus Manado.

Di pelataran parkir belakang itu beras dibagikan. "Setelah lalu kita bagikan ke sopir mikrolet, sekarang kita bagikan ke tukang ojek," kata Kadis Sosial Daerah Sulut, dr Rinny Tamuntuan.

Sama seperti mikrolet, Rinny mengatakan, tukang ojek merupakan profesi yang terdampak penyebaran virus Corona. Tukang ojek mengandalkan mata pencaharian dari aktivitas harian mereka bekerja. “Istilahnya kerja satu hari, untuk makan satu hari,” kata Kadis.

Profesi dengan kondisi seperi ini memang merupakan sasaran bantuan sosial pemerintah. Rinny mengatakan, bantuan beras ini merupakan persediaan buffer stock beras di gudang Dinsos. “Disalurkan kepada yang membutuhkan disituasi tanggap darurat,” kata dia. 

NU dan Muhammadiyah: Boleh Tidak Salat Jumat 3 Kali karena Pandemi Virus Corona

Bagikan Masker-Hand Sanitizer

Tak hanya pemerintah, organisasi masyarakat di Sulut ambil bagian dalam upaya memerangi Covid-19. Milenial ODSK terjun langsung menjalankan misi kemanusian. Buntut dari penyebaran Corona, organisasi kumpulan anak muda ini membagikan masker dan hand sanitizer ke masyarakat.

Koordinator Milenial ODSK, Billy Wowiling mengatakan, pembagian masker ini bentuk kepedulian organisasi atas wabah virus yang berdampak di segala bidang bagi masyarakat.

Adapun masker dan hand sanitizer ini dibagikan di sejumlah tempat, semisal barber shop, pangkalan ojek dan supermarket. Masker, saat ini, jadi barang langka dan juga harganya yang naik. Kondisi ini cukup menyulitkan masyarakat. Sebab itu, Billy mengatakan, bantuan masker semoga bisa membantu masyarakat. Apalagi saat ini masker merupakan kebutuhan untuk perlindugan diri.

Visi-Misi Ahmad Riza Patria Jika Terpilih jadi Wagub DKI Jakarta, Begini Pemaparannya

Masker yang dibagikan merulakan masker standar, sementara hand sanitizer merupakan bantuan Pemprov Sulut yang dibuat dari bahan baku Cap Tikus. Milenial ODSK ikut membantu membagikannya ke masyarakat. (ryo)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved