Update Virus Corona Indonesia
Pasien Corona dan Keluarganya Tertekan Di-bully Warganet Akibat Video Rumahnya Viral
Warga Kompleks Perumahan Sepinggan Pratama, Balikpapan, itu dirundung oleh warganet saat mereka tahu dirinya adalah pasien positif Covid-19.
“Warga di situ baik-baik. Kata istri saya, kami dikirimi makanan, sayuran. Disimpan depan rumah. Warga Sepinggan Pratama luar biasa,” kata Wahib.
"Harus menang"
Dia bersyukur tetangganya memberi dukungan di tengah tekanan yang besar.
Sebab, tekanan bisa membuat sistem imunitas tubuh terganggu.
Padahal, hanya imunitas yang dapat mengalahkan virus yang sudah masuk ke dalam tubuh.
"Sistem imun tubuh bisa memastikan itu, asal kita hidup sehat,” jelas dia.
Oleh karenanya, Wahib meminta anak istrinya tak membuka media sosial terlebih dahulu.
Beruntung, anak istrinya bisa memahami dan kuat menghadapi cobaan tersebut.
“Tekanan mental ini memengaruhi semua. Tapi, istri saya juga kuat. Anak-anak juga kami sampaikan harus dihadapi. Istilah bertanding, kita harus menang,” jelas Wahib.
Wahib dinyatakan sembuh setelah 16 hari dirawat di ruang isolasi RSUD Kanujoso, Balikpapan.
Dia pertama kali dirawat pada 18 Maret 2020.
Hasil tes dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya menyatakan bahwa Wahib dan dua pasien lain negatif Covid-19 pada Jumat (3/4/2020).
Mereka masih harus diobservasi selama sepekan hingga boleh pulang.
Wahib pun membagikan tips kesembuhan bagi pasien terjangkit Covid-19.
“Intinya pikiran harus ceria. Enggak boleh stres,” kata Wahib.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Keluarga Tertekan Di-bully Warganet, Pasien Corona: Istilah Bertanding, Kita Harus Menang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/lihat-foto-ilustrasi-video-viral.jpg)