Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Update Virus Corona Dunia

Presiden Filipina Beri Peringatan Keras, Ancam Tembak Mati Bagi Siapa pun yang Langgar Lockdown

Dengan tegas Duterte menyatakan siapa pun yang melanggar lockdown virus corona di pulau Luzon akan ditembak mati oleh militer atau polisi.

Radio VL
Presiden Filipina Rodrigo Duterte 

"(Aku) perintahkan mereka menembak mati," tegasnya.

"Apakah itu dipahami?" dia menambahkan.

"Mati. Alih-alih menyebabkan masalah, aku akan menguburmu," tegasnya.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Presiden Filipina Rodrigo Duterte (Daily Post)

Ancaman Duterte muncul setelah laporan kerusuhan di Kota Quezon.

Wilayah Quezon merupakan bagian dengan penghasilan rendah dari ibukota Manila.

Diketahui, para penduduk memprotes kurangnya bantuan makanan pemerintah.

Menurut laporan CNN Filipina, setidaknya 21 orang ditangkap.

 

Duterte Peringatkan Soal Diskriminasi Pekerja Medis

Duterte juga memperingatkan bahwa pelecehan atau diskriminasi terhadap pekerja medis, didorong oleh stigma paparan COVID-19.

Hal tersebut tidak dapat diterima dan tidak akan ditoleransi.

Kepala polisi nasional mengatakan pada hari Kamis, minggu lalu, bahwa petugas tidak menganggap ancaman Duterte secara harfiah.

Mereka mengatakan tidak ada yang akan ditembak karena melanggar kuncian, lapor Reuters.

Presiden dikenal karena ucapannya yang agresif dan ofensif, khususnya berkaitan dengan hukum dan ketertiban.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Presiden Filipina Peringatkan Bagi Siapa pun yang Langgar Lockdown Dapat Ditembak Mati

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved