Golkar Tunda Survei Elektabilitas Figur

Partai Golkar Sulawesi Utara menunda survei calon kepala daerah. Kebijakan ini terkait aksi perang melawan penyebaran Coronavirus

Istimewa
Bupati Minsel Tetty Paruntu 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Partai Golkar Sulawesi Utara menunda survei calon kepala daerah. Kebijakan ini terkait aksi perang melawan penyebaran Coronavirus disease 2019 (Covid-19). Survei elektabitas figur calon kepala daerah rencananya dilakukan April 2020.

Satgas Covid Bitung Periksa 26 WNA Tiongkok

Sejumlah figur yang masuk daftar akan disurvei DPP Golkar antara lain, Jimmy Rimba Rogi untuk Pilkada Manado. Syerly Sompotan, Jilly Eman dan Milky Wenur untuk Tomohon. Denny Wowiling di Minahasa Utara serta beberapa figur dari Bolaang Mongondow Raya.

Ketua DPD Golkar Sulut Christiany Eugenia Paruntu (CEP) melalui Juru Bicara Golkar Sulut Feryando Lamaluta mengatakan, penundaan survei dikarenakan wabah Corona. DPP Golkar, menurutnya, sedang membantu pemerintah Indonesia melawan dan mencegah Covid-19. "Belum tahu kapan survei akan digelar untuk para bakal calon ini," kata dia, Kamis (2/4/2020).

Imbasnya, rencana DPP Golar menyerahkan surat keputusan (SK) penetapan calon kepala daerah di 7 kabupaten kota se-Sulut juga ditunda. Khusus untuk figur calon di Kabupaten Minahasa Selatan, Michaela Elsiana Paruntu yang tak akan disurvei. Michaela selalu mendapat elektabiltas paling tinggi dibanding calon lainnya dalam survei yang dilakukan pada tahun 2019 hingga awal 2020.

Jimmy Rimba Rogi berdiam diri di rumah. Kandidat Wali Kota Manado dari Golkar ini mengikuti anjuran pemerintah untuk menerapkan physical distancing. "Dilarang keluar rumah, mau buat apa," ujarnya lalu tertawa ketika dikonfirmasi tribunmanado.co.id, Kamis kemarin.

Jimmy Rimba Rogi
Jimmy Rimba Rogi (Istimewa)

Ia mengaku, memang kurang elok berpolitik praktis di situasi masyarakat berhadapan dengan bahaya Covid-19. Saat ini, lebih baik ikut anjuran pemerintah agar terhindar dari bahaya Corona. "Apa kebijakan pemerintah harus kita dukung, namanya warga negara yang baik harus begitu," ujarnya.

Satgas Covid Bitung Periksa 26 WNA Tiongkok

Ia ikut anjuran pemerintah menjaga jarak dengan orang. “Bukan tidak suka bergaul tapi kondisinya saat ini begitu," ungkapnya. Kalau pun ada niatan membantu masyarakat di tengah situasi seperti ini, tak baik jika dilatarbelakangi kepentingan politik. "Prinsip saya, apa yang sudah diberikan tangan kanan, jangan diketahui tangan kiri," sebut mantan Wali Kota Manado ini.

Perkembangan terakhir, kata Imba, ia sudah dapat SK penugasan partai untuk maju. Ia ditugaskan Golkar membangun koalisi partai dan mencari pasangan calon wakil wali kota.

Golkar punya 5 kursi DPRD Manado untuk dijadikan tiket maju pilkada. Tapi belum cukup, harus mencari parpol koalisi demi menutupi kekurangan 3 kursi. Pasalnya untuk maju mengusung calon harus minimal 8 kursi DPRD atau 20 persen dari total kursi DPRD Manado.

Imba mengaku sudah membangun komunikasi, paling getol dengan PAN dan Nasdem. "Saya bangun komunikasi Nasdem dan PAN. Respons bagus selama ini hubungan bagus," kata mantan Ketua DPD I Golkar Sulut ini.

ODSK Pasok Sembako ke Panti Asuhan: dr Rinny Kampanye Social Distancing

Miky Wenur belum mengetahui kabar penundaan survei. "Yah saya belum tahu kabar apakah survei calon akan ditunda. Sehingga saya tidak bisa komentar," singkatnya. (dru/ryo)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved