Update Virus Corona Sulut
Anggota DPRD Manado Jurani Rurubua Berikan Gaji 2 Bulan Bagi Masyarakat Kurang Mampu
"Semuanya akan saya berikan untuk sebagian masyarakat Mapanget dalam bentuk sembako beras, telur dan mi instan," tulisnya dalam status.
Penulis: Fistel Mukuan | Editor: Maickel Karundeng
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO -- Jurani Rurubua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Manado, peduli masyarakat dan rela memberikan gajinya seratus persen selama dua bulan untuk masyarakat kecamatan Mapanget ditengah pandemi Covid-19.
Ketika dikonfirmasi Tribun Manado Kamis (2/4/2020) mengenai statusnya di Facebook Miracle Gotze yang membantu masyarakat Mapanget.
Diketahui setiap bulan ia sebagai anggota DPRD digaji senilai Rp 30.000.000 sehingga gajinya selama dua bulan berjumlah Rp 60.000.000 itulah yang ia berikan untuk rakyat ditengah pandemi covid-19.
"Semuanya akan saya berikan untuk sebagian masyarakat Mapanget dalam bentuk sembako beras, telur dan mi instan," tulisnya dalam status.
Ia juga bilang, sembako ini akan di berikan kepada masyarakat yang membutuhkan, kategori yang tidak memiliki gaji bulanan atau yang punya usaha, Seperti PNS, Pegawai Swasta, BUMN, Karyawan bank dan Atau Pegawai yang mempunyai Gaji bulanan.
Ia tegaskan bantuan ini tidak untuk masyarakat yang memiliki mobil di rumahnya, kecuali mobil angkot atau mikrolet.
"Sembako ini kami berikan kepada 1.000 keluarga dan akan berkelanjutan sampai 2.500 Keluarga dengan memakai dana pribadi di luar gaji dewan," ungkapnya.
Selama ini Jurani sudah beberapa hari membagikan sembako kepada masyarakat, dan setiap minggu bisa 200 sampai 250 kepala keluarga.
Penerima sembako di data oleh tim kerjanya di setiap Wilayah Kelurahan serta berkoordinasi dengan pimpinan agama di wilayah Mapanget.
Semua diinventarisasi langsung oleh tim dan di antar secara door to door sehingga membutuhkan waktu, jadi ia meminta masyarakat untuk tetap bersabar.
"Saya tahu bahwa Tuhan mengajarkan apa yang kita beri tidak perlu di ketahui orang banyak, saya memahami hal itu, namun saat ini saya berada di ruang lingkup Politik, dengan era yang berbeda," ungkapnya.
Baginya berpolitik di zaman Milenial yang begitu banyak tantangan dan akan mencoba melakukan tugas dengan cara transparan kepada publik.
Agar masyarakat pun bisa memahami cara kerja dan fungsi sebagai anggota dewan, dan paradigma lama bisa di tepis bahwa tidak selamanya Anggota dewan itu hanya duduk diam menunggu uang.
Ia juga tegaskan pemberian ini tidak akan di berikan dengan stempel apapun, baik partai maupun pribadi, karena bekerja untuk Tuhan bukan untuk manusia, terlebih tidak untuk di puji namun untuk hormat dan kemuliaan nama Tuhan.
Secara pribadi Ia memohon maaf kepada masyarakat kalau hanya memberikan kepada sebagian masyarakat, karena kapasitasnya hanya anggota dewan, bukan pimpinan yang memegang dan mengelola uang Rakyat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/anggota-dprd-kota-manado-jurani-rurubua-2342.jpg)