TNI-Polri Semprotkan 104 Ribu Liter Disinfektan
Perang melawan Coronavirus disease 2019 (Covid-19) melibatkan kekuatan TNI dan Polri. Polda Sulut menyemprotkan kurang lebih 104 liter
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
TRIBUNMANADO.CO.ID - Perang melawan Coronavirus disease 2019 (Covid-19) melibatkan kekuatan TNI dan Polri. Polda Sulut menyemprotkan kurang lebih 104 liter disinfektan di sejumlah kabupaten dan kota.
• Penundaan Pilkada Tak Mengubah Haluan
Kapolda Irjen Pol Royke Lumowa membuka kegiatan penyemprotan ini. "Tim penyemprotan disinfektan di berbagai pelosok di Kota Manado sebagai simbol Sulut," kata dia, Selasa (31/3/2020). Ia menambahkan, ini merupakan bentuk kebersamaan dalam suasana yang memprihatinkan dan harus tetap kompak. "Hal ini merupakan ide bersama," jelasnya.
Kapolda mengimbau kepada masyarakat untuk jaga jarak. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran virus. "Kumpul-kumpul diimbau, itupun diimbau dan jangan paksa-paksa ya," kata Kapolda.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Santos G Matondang menyatakan, pelaksanaan penyemprotan disinfektan akan dilakukan sesuai perkembangan. "Untuk pelaksanaan kita nanti melihat perkembangannya," kata Matondang.
Lanjutnya, melalui command center akan selalu dimonitor. "Kita juga punya command center, selalu kita memonitor perkembangan di command center itu," jelasnya.
Turut hadir Danlantamal VIII Brigjen TNI (Mar) Donar Philip Rompas dan Komandan Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi (Danlanudsri) Manado Kol Pnb Johnny Sumaryana. Juga Asisten I Pemprov Sulut Edison Humiang dan Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri SIP. Acara berlanjut dengan pelepasan kendaraan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di Manado.
• Kematian di Italia Tertinggi di Dunia: Takhta Suci Kibarkan Bendera Setengah Tiang
Humian mengapresiasi kegiatan penyemprotan disinfektan jajaran TNI dan Polri di Bumi Nyiur Melambai. "Jadi yang pertama penyampaian gubernur untuk mengapresiasi Pak Kapolda, Panglima dan seluruh jajaran TNI dan Polri juga kita semua," kata Edison.
Bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke Panambunan memimpin penyemprotan massal disinfektan bersama aparat TNI-Polri. Kapolres AKBP Grace Krisna D Rahakbau memantau langsung penyemprotan disinfektan. "Kita berdoa agar Kabupaten Minut bisa dibekati dan bebas dari virus mematikan ini," kata VAP.
Pemkab Bolaang Mongondow Timur melalui Dinas Kesehatab (Dinkes) bersama Polres Boltim dan Kodim 1303 Bolmong menggelar penyemprotan disinfektan. Kegiatan penyemprotan diawali arahan dari Kapolres Boltim Irham Halid bersama Kepala Dinkes Boltim Eko Marsidi dan Wakil Bupati Boltim Rusdi Gumalangit di lapangan Polres Boltim.
Penyemprotan dilakukan di sejumlah titik di wilayah Boltim yang didahului dari Kecamatan Kotabunan yang diawali dari Pasar Kotabunan, asrama, gereja hingga minimarket.
Di Kota Bitung, belasan mobil patroli, pemadam kebakaran dan operasional turun ke jalan dan sejumlah fasilitas umum di Bitung. Mobil-mobil itu menyemprotkan disinfektan.
"Kegiatan penyemprotan disinfektan dilakukan serentak di seluruh Indonesia menindaklanjuti maklumat Kapolri, sesuai dengan Surat Telegram Wakapolri nomor ST/1008/III/KES.7/2020 tanggal 27 Maret 2020 tentang Penyemprotan disinfektan secara masal," tutur Kapolres Bitung, AKBP FX Winardi Prabowo. Wali Kota Bitung Max J Lomban menambahkan, dalam proses penyemprotan massal kiranya dapat menekan pandemi Covid 19 tidak ada di Bitung.
• Jokowi Minta Polisi Bertindak Terukur: Terbitkan Keppres Kedaruratan Kesehatan
Penyemprotan disinfektan juga dilakukan di Kota Tomohon. Dari pantauan Tribun Manado, ruas jalan protokol dan beberapa jalur utama diseprotkan cairan disinfektan. Dengan menggunakan armada Water Canon milik Polres juga dibackup dua unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dan tanki Disperkim.
Wali Kota Tomohon, Jimmy Eman menegaskan, pihaknya bersama jajaran Polres dan Kodim akan berupaya kegiatan yang baru dilaksanakan ini akan dilangsungkan kembali. "Kita akan melihat rencananya ke depan untuk kembali melaksanakan penyemprotan, memang dari pengamatan kami ada respons positif dari masyarakat dengan kegiatan itu," ujar Eman.
Data Disinfektan
1. Polda Sulut 20 ribu liter
2. Bitung 42 ribu liter
3. Bolmut: 5 ribu liter
4. Kotamobagu 19 ribu liter
5. Bolsel 3 ribu liter
6. Bolmong 15 ribu liter
7. Mitra: 700 liter
Sopir Antre Besar di Kantor Gubernur
Covid-19 telah berdampak bagi ekonomi rakyat. Pemprov Sulut pun berinisiatif membagikan bantuan beras untuk sopir mikrolet di Kota Manado.
PEMBAGIAN beras dilakukan di halaman belakang Kantor Gubernur Sulut, Selasa (31/3/2020).
Terry Umboh, Pengurus DPD Organda pun mengatur proses antrean bantuan besar. Kata dia, pembagian beras ini sebagai bentuk bantuan pemerintah bagi warga terdampak pandemi Covid 19.
Sekitar ratusan mobil mikrolet mengular dari gerbang depan Kantor Gubernur hingga ke pelataran parkir belakang. Para sopir mengantre bersama mobil mereka sejak pagi, demi mendapatkan 5 kilogram beras dari Dinas Sosial Sulut.
Welly, sopir trayek Malalayang, satu di antara yang mengantre. "Saya sudah keluar cari penumpang sejak jam 6, singgah dulu di sini (Kantor Gubernur) ambil beras," ujarnya.
Situasi saat ini memang lagi sulit, sopir mikrolet satu yang kena dampak ekonomi. Sudah keluar dari pukul 06.00, Welly mengaku baru mendapat Rp 48 ribu. "Belum ongkos bensin, makan dan setoran," kata dia. Meski tak seberapa, tapi ia mengapresiasi Pemprov Sulut yang sudah membantu.
Sujono, sopir mikrolet lainnya mengaku sudah 2 minggu belakangan ini musim paceklik. "Penumpang kurang, angkut kursi (kosong) terus," ujarnya.
Jika biasa bisa bawa pulang gaji bersih Rp 100 ribu - Rp150 ribu kini setengahnya saja tak sampai. Sujono mengatakan, meski demikian ia tak bisa hanya berdiam diri, tetap harus kerja dengan harapan masih ada penumpang yang bisa dilayani. Ia berharap bencana Covid 19 ini segera berakhir.
Ronald Salu, supir lain lebih memilih parkir mikroletnya. Jika pun keluar, tak dapat untung, malah rugi. "Mobil sudah 2 minggu parkir di rumah," katanya. (ryofer/ang/ana/hem/eas/crz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penyemprotan-massal-di-bitung.jpg)