Virus Corona Indonesia
Kendala Yang Dialami Saat Siswa Belajar di Rumah, Berdasarkan Pengalaman Orangtua
Belajar di rumah masih diperpanjang oleh pemerintah. Inilah kendala kendala belajar di rumah. Seauai pengalaman orangtua.
sebagian ada yang tidak mendukung,” ujarnya.
“Ada keluarga yang kadang satu handphone dipakai untuk satu rumah.
Jadi harus bergantian.
Jadi untuk mengirim hasil dari kegiatan itu bisa sampai 24 jam.
Tidak seperti di sekolah, ada batas waktu missal sekolahnya sampai jam 12, ya jam 12 sudah harus dikumpulkan,” lanjutnya.
Kuota juga menjadi salah satu kendala.
Rahayu berujar sebagian dari muridnya juga ada yang terkadang terlambat mengirimkan tugas mereka.
Orang tua murid/wali murid dan disampaikan murid mereka dikarenakan keterbatasan kuota atau paket data.
"Kuota termasuk jadi kendala, karena banyak orang tua yang sudah teriak kuota habis, jadi tugas agak lambat (dikirim) karena kehabisan kuota," ujarnya.
Orang tua dari siswa yang bernama Raffa Alghifary itu juga berujar
anaknya yang masih duduk di Taman Kanak-kanak (TK) juga turut melakukan sistem belajar dirumah,
yang mana setiap harinya harus mengumpulkan tugas-tugas yang diberikan gurunya.
“Kalau Raffa setiap hari diberikan tugas dan setiap hari harus mengumpulkan tugasnya dan dikirim ke gurunya lewat whatsaap,” ujarnya.
Walaupun terdapat banyak kendala, banyak murid juga merasa antusias dengan sistem belajar di rumah.
Dengan sejumlah kendala maupun keterbatasan,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/kanit-bintibmas-satbinmas-polrestabes-surabaya-iptu-farida-aryani.jpg)