Tips Hadapi Virus Corona
Menhan Prabowo dan Menkes Terawan Berbeda Pendapat soal Pakai Masker, Simak Videonya!
Banyak orang memiliki pendapat yang berbeda-beda soal pemakaian masker termasuk kalangan menteri.
Sebab, lewat cuci tangan ataupun mengenakan masker katanya tidak menjamin seseorang dapat terhindar virus corona.
"Ternyata virus itu sangat sulit sekali dicegah, dengan cuci tangan dan masker juga masih ada kesempatan mereka masuk ke tubuh kita," jelas Doktor Vinci.
"Sayang sekali kalau kita tidak berjemur. Ini merupakan salah satu pemberian Tuhan yang paling efektif untuk mengurangi dampak dari corona ini," ungkapnya sembari membentangkan tangan menunuk sinar matahari.
Dirinya pun membocorkan mengapa sebagian besar pasiennya dapat terkena virus dan sulit pulih dari virus corona.
Alasannya, karena mereka tidak berjemur di bawah sinar matahari.
"Karena, sebagian banyak pasien saya banyak yang tidak mendapat matahari," ungkap Doktor Vinci.
"Jangan sampai anda menjadi korban corona berikutnya," jelasnya di akhir tayangan.
Manfaat Berjemur
Dalam video tersebut, dijelaskan berjemur dapat dilakukan di bawah matahari terik, atau bahkan ketika langit tengah mendung pun tetap bisa berjemur.
Berjemur dianjurkan dengan durasi minimal 30 menit dan maksimal 60 menit mulai dari pukul 08.00-11.00 WIB atau pukul 14.00-16.00 WIB.
Berjemur harus mengenai kulit langsung atau sebanyak mungkin terkena kulit.
Minimal lengan bawah bagi yang berhijab.
Berjemur, katanya, merupakan salah satu pemberian Tuhan yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah virus corona.
Orang yang jarang terkena matahari dijelaskan lebih mudah sakit, mulai dari batuk, pilek apalagi virus corona.
Selain berjemur, dijelaskannya juga dianjurkan agar masyarakat mendapatkan tidur yang cukup.
Durasi tidur yang baik berkisar antara 6-8 jam sehari.
Sebab diketahui, pencegahan virus corona lewat pemakaian masker dan handsanitizer tidak 100 persen efektif.
Update Korban Virus Corona
Berdasarkan situs resmi penanganan virus corona di Indonesia, www.covid19.go.id, jumlah korban virus corona hingga Senin (30/3/2020) mecapai sebanyak 1285 kasus.
Jumlah tersebut meliuti sebanyak 1107 orang dalam perawatan, korban tewas mencapai sebanyak 114 dan 64 orang dinyatakan sembuh.
Sementara itu, wilayah paling banyak terpapar virus corona adalah DKI Jakarta dengan jumlah kasus sebanyak 675 orang, Jawa Barat sebanyak 149 orang, Banten sebanyak 106 orang dan Jawa Timur sebanyak 90 orang.
(Wartakotalive/Dwi Rizki)
BERITA TERPOPULER :
• Mengaku Telah Menikah 24 Kali, Vicky Prasetyo Sebut Hanya 3 yang Terdaftar di KUA
• Maia Estianty Pusing Bayar Gaji dan THR Karyawan, Rugi Hingga 70 Persen Karena Wabah Virus Corona
• Kumpulan Gambar Poster Bertemakan Cegah Corona, Bisa jadi Status di Medsos
TONTON JUGA :
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Pernyataan Terawan dan Prabowo Bertolak Belakang Soal Pakai Masker
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/menhan-prabowo-dan-menkesterawanberbeda-pendapat-soal-pakai-masker-simak-videonya-24.jpg)