Kabar Terbaru Virus Corona
FAKTA BARU WHO Ungkap Virus Corona Dapat Bertahan Hidup di Udara, Ini Penjelasan Profesor Biologi
Professor David Handojo Muljono mengatakan penularan karena dekat dengan penderita Virus Corona
Ia mengatakan bahwa ruang indoor mempengaruhi kecepatan virus turun hingga menjadi lebih lambat.
"Mengambangnya sih dia pelan-pelan akan turun tetapi ada aliran (proses terdahulu)."
"Terutama kalau jarak dekat dan indoor dikatakan kalau sirkulasi AC di ruang tertutup," katanya.
Lihat videonya mulai menit ke-4:35:
Pada kesempatan yang sama, Prof David juga menjelaskan beberapa faktor mengapa peningkatan Virus Corona di Indonesia sangat cepat.
Presenter bertanya apakah pasien Virus Corona di Indonesia cepat meningkat karena faktor cuaca.
Dengan tegas, Professor David Handojo Muljono langsung membantahnya.
Ia menegaskan bahwa penularan terjadi karena kontak.
Sedangkan, social distancing atau jarak sosial di Indonesia tidak sejak awal dilakukan.
"Sebenarnya ada beberapa faktor yang menyebabkan cepatnya transmisi tersebut bukan karena cuaca, justru kontak."
"Dan pada saat itu memang belum diketahui atau belum ada kesepakatan harus Social Distancing," jelas Prof David.
Prof David mengatakan, cairan atau droplet pasien Virus Corona bisa menular ke orang lain jika saling berdekatan.
Semakin banyak cairan yang terhirup maka semakin banyak virus masuk.
"Tadi sudah disampaikan oleh Professor Tabrani bahwa jarak sangat penting, karena kita lihat kalau seseorang batuk itu misalnya atau bersin yang keluar dari pernafasannya adalah butiran-butiran air yang dia bertahan cukup lama dan itu terhirup."
"Makin banyak jumlah virus yang terhirup maka tentunya penyakit lebih banyak, artinya lebih banyak virus yang masuk," jelas dia.