Berita Boltim

KPU Boltim Bakal Lantik 243 Anggota PPS Terpilih

243 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Boltim tahun 2020 akan dilantik

Tribun manado / Siti Nurjanah
Ketua KPU Jamal Rahman Iroth saat memantau pendaftaran PPS di kantor KPU Boltim beberapa waktu lalu 

TRIBUNMANADO.CO.ID - 243 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) serta Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tahun 2020 akan dilantik.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Boltim Jamal Rahman Iroth mengatakan, pelantikan PPS dari 81 Desa, Kabupaten Boltim akan di laksanakan secara serentak.

Untuk menghindari tumpukan orang pada satu lokasi di waktu yang bersamaan, maka KPU Boltim melaksanakan mekanisme pelantikan pada masing-masing kecamatan.

Stok Masker dan Hand Sanitizer Minimarket di Boltim Kosong, di Apotek Harga Melonjak

“Sistem pelantikan PPS for tiap kecamatan. Karena Boltim memiliki tujuh kecamatan maka dari lima komisioner sudah berbagi wilayah, sehinggah ada dua komisioner yang memimpin pelantikan empat kecamata," ucapnya.

Ia menambahkan, dirinya merupakan salah satu yang akan melantik para anggota PPS terpilih.

Jadwal pelantikan PPS
Jadwal pelantikan PPS (Istimewa)

"Salah satunya saya akan melantik PPS di Kecamatan Kotabunan dan Tutuyan, Bapak Abdul Kader Bachmid melantik di Kecamatan Motongkad dan Nuangan, Bapak Terry Suot melantik di Kecamatan Mooat, Ibu Ad’chilni Abukasim melantik di Kecamatan Modayag dan Ibu Devita Pandey melantik di Kecamatan Modayag Barat,” ucapnya.

Menurutnya, pola ini dilakukan sebagai tindak lanjut surat edaran KPU-RI melalui Siaran Pers KPU-RI tentang antisipasi Covid-19.

"Sebagaimana surat edaran tersebut, menyikapi perkembangan penyebaran Covid-19 di Indonesia, KPU telah melakukan rapat pleno dan memutuskan beberapa hal untuk mengantisipasi penyebaran Covid -19 tersebut, sehingga tidak mengganggu tahapan Pemilu 2020," ujarnya.

Sarinah Projo Sulut: Waspada Covid-19 Dengan Selalu Jaga Kebersihan!

Lebih lanjut, Ia menambahkan, saat ini tahapan rekrutmen PPS sedang berlangsung, yaitu pengumuman PPS terpilih dan akan dilanjutkan dengan pelantikan PPS agar dilakukan tidak bersamaan dalam jumlah banyak.

“KPU berharap upaya pencegahan penyebaran Covid-19 selama dua minggu ini penangannya berhasil dengan baik, sehingga tahapan Pemilu 2020 dapat berjalan dengan baik. Sampai saat ini KPU belum memiliki opsi penundaan tahapan, semua proses masih berjalan sesuai tahapan, program dan jadwal Pemilihan 2020,” harap Rahman mengutip isi surat edaran KPU-RI.

Rahman menjelaskan, jadwal hari pelantikan PPS akan di laksanakan pada Senin, (23/03/2020) secara serentak di tujuh kecamatan.

“Bagi PPS yang akan di lantik harus memakai kemeja batik, terkecuali panitia atau PPK dan sekretariat mengenakan kemeja putih dan celana hitam,” ucapnya. (ana)

Lawan Corona, Projo Sulut Semprotkan Disinfektan di Masjid, Gereja dan Rumah Warga

Penulis: Siti Nurjanah
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved