Rabu, 6 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

TERKINI Pangeran Monaco, Albert II Positif Terinfeksi Virus Corona

Pangeran Albert II dari Monaco dinyatakan positif mengidap virus corona berdasarkan keterangan kepala kerajaan dalam pernyataan Kamis (19/03/2020).

Tayang:
(AFP/ADRIAN DENNIS)
Foto file ini diambil pada 10 Juli 2019 menunjukkan Pangeran Albert II dari Monako menghadiri pertandingan di Kejuaraan Wimbledon 2019 di The All England Lawn Tennis Club di Wimbledon, London barat daya. - Pangeran Monako Albert II telah dites positif untuk virus corona baru, kata kepala kerajaan itu dalam sebuah pernyataan pada 19 Maret 2020, menambahkan tidak ada masalah untuk kesehatannya 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hingga saat ini seluruh dunia tengah berusaha membendung wabah pandemi virus corona.

Dengan masifnya penyebaran virus corona di dunia membuat COVID-19 menjangkiti hingga ke pejabat Tinggi Negara.

Pangeran Monaco, Albert Alexandre Louis Pierre Grimaldi, atau Pangeran Albert II dikabarkan positif terinfeksi virus corona.

Pangeran Albert II dari Monaco dinyatakan positif mengidap virus corona berdasarkan keterangan kepala kerajaan dalam pernyataan yang dikeluarkan pada Kamis (19/03/2020).

Kontak dengan Politisi yang Terjangkit Virus Corona, Eks PM Malaysia Mahathir Mohamad Karantina Diri

Kasus infeksi Pangeran Albert adalah terbaru dan pertama di jajaran tokoh pejabat tinggi negara yang mengidap Covid-19.

Pangeran Albert adalah kepala negara pertama dan mengatur Kerajaan Monaco.

Pernyataan dari pihak istana mengatakan bahwa kondisinya tidak perlu dikhawatirkan. 

"Tidak ada masalah dengan kesehatannya," ungkap pernyataan itu.

Kepala konstitusi wilayah Mediterania itu dikabarkan melanjutkan pekerjaan dari apartemen pribadinya di istana kerajaan.

Pengumuman itu datang tiga hari setelah perdana menteri Monaco, Serge Telle mengumumkan bahwa dia telah terjangkit virus corona.

Kerajaan Monaco kemudian menutup semua ruang publik mulai tengah malam pada Sabtu kemarin.

Termasuk kasino yang melayani jet-set global karena bergabung dengan jajaran negara-negara yang terisolasi sebagai upaya penghentian penularan virus corona.

Dikatakan pada Rabu (18/03/2020), sembilan kasus infeksi telah terdeteksi sejak kasus pertamanya diumumkan 28 Februari silam.

Pemerintah kerajaan Monaco juga mengimbau yang berbunyi, "Yang Mulia meminta rakyat Monaco untuk menghormati tindakan penahanan (karantina) dan membatasi kontak dengan orang lain seminimal mungkin.

Hanya ketaatan yang ketat terhadap aturan penahanan ini yang mampu hentikan penyebaran virus."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved