Dampak Covid-19: Skenario Terburuk Eknomi 0 Persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkap skenario terburuk pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah penyebaran virus corona
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyarankan Tim Gugus Tugas Penanganan Corona bisa kerja sehari penuh hingga ia mengibaratkan kerja 26 jam. Saran Mardani ini dilatarbelakangi karena kekhawatirannya terhadap penanganan virus corona di Indonesia yang dinilai kurang memadai.
Awalnya, Mardani mengeluhkan imbauan social distancing yang dilaksanakan kurang baik di masyarakat. Ia juga menyayangkan belum ada dasar hukum resmi dari pemerintah pusat sehingga seluruh daerah memiliki acuan yang sama soal social distancing.
Demi mengurangi penyebaran wabah virus corona, Mardani menyarankan kepada Tim Gugus Tugas Penanganan Corona yang diketuai Doni Monardo untuk membuka layanan 24 jam. Saking butuhnya, Mardani menyebut pelayanan soal corona harus bekerja selama 26 jam. "Kalau perlu, Mas Doni, 24 jam bikin itu (pelayanan). Saya pengin lihat nanti tempat gugus tugas itu 24 jam nyala apa enggak, mestinya 26 jam kerjanya sehari kalau perlu," pintanya.
• Heboh Orang Tondano dari Ambon, Dirut RSUD dr Maryani : Itu Hanya Gejala Flu Biasa
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengungkap, jumlah kasus infeksi virus corona (COVID-19) meningkat 60 kasus baru di Indonesia hingga kemarin. Sehingga total kasus COVID-19 menjadi 369 pasien di Indonesia."Ada penambahan kasus baru yang kita catat dari 19-20 Maret. Ada penambahan 60 kasus baru.Sehingga totalnya menjadi 369," ujar Yurianto. Dua hari lalu, Yurianto melaporkan total kasus positif virus corona (covid-19) mencapai 309 orang.
Pemerintah melalui Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya mengumumkan membuka lowongan relawan (volunteer) untuk tenaga medis dan nonmedis dalam memerangi virus corona atau Covid-19. “Saya mengajak putra-putri terbaik bangsa bersatu padu menjadi volunteer kemanusiaan menuju Indonesia sehat," ujar Erick.
Mantan Ketua Inasgoc ini meyakini dengan semangat gotong-royong, Indonesia akan mampu mengatasi Covid-19 sehingga aktivitas masyarakat kembali normal. ”Imbauan masyarakat dapat mendukung dan mengkomunikasikan langkah mulia ini demi bangsa dan negara yamg kita cintai. Mari bersatu melawan Virus Corona. Kobarkan semangat untuk Indonesia maju dan kuat," kata Erick lagi. Hasil seleksi volunteer akan diumumkan hari ini Sabtu (21/3).
Para volunter terpilih akan mendapat pengarahan dan pelatihan pada Minggu (22/3/2020) dan mulai bekerja pada Senin (23/3/2020).
Berikut kriteria yang dibutuhkan untuk volunteer tenaga medis dan nonmedis:
1. Diberikan pelatihan dan pembekalan keselamatan Covid-19 dari Indonesia Healthcare Coorporation
2. Dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD)
3. Jaminan biaya kesehatanselama menjadi volunteer
4. Diberikan apresiasi khusus dari pemerintah berupa piagam pengabdian masyarakat
Protokol volunteer
1. Berusia maksimal 36 Tahun, diutamakan belum berkeluarga
2. Dinyatakan sehat dengan surat keterangan rumah/dokter
3. Tidak merokok dan sejenisnya
4. Siap untuk berkomitmen dan bertanggung jawab disertai surat izin dari keluarga (wali/pasangan). (tribun network/yud/nas/dtc/fit)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/menteri-keuangan-indonesia-sri-mulyani.jpg)