Antisipasi Virus Corona
Mata Pencarian Terancam, Tukang Ojek Doakan Penyebaran Virus Corona Segera Berakhir
Segera berakhirnya penyebaran virus corona (Covid-19) tentu menjadi harapan seluruh lapisan masyarakat Kota Tomohon
Penulis: Hesly Marentek | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID - Segera berakhirnya penyebaran virus corona (Covid-19) tentu menjadi harapan seluruh lapisan masyarakat Kota Tomohon.
Tak terkecuali bagi mereka yang berprofesi sebagai tukang ojek konvensional.
Pasalnya dengan diberlakukannya sosial distancing, sangat berpengaruh terhadap pendapatan para tukang ojek.
"Harapan besar kami yaitu penyebaran virus corona ini segera berakhir. Karena jika begini terus tentu bakal mengancam mata pencarian kami," keluh Meril Turangan tukang ojek konvensional yang biasa mangkal di lokasi wisata kuliner Pusat Kota Tomohon.
• RSUD Kotamobagu Siapkan 17 Petugas Medis untuk Tangani Pasien Terduga Corona
Selain itu, Warga Kelurahan Lansot ini menyebut, semenjak diterapkan 17 Maret, pendapatan semakin hari terus menipis. Bahkan jika dikalkulasi terjadi penurunan pendapatan sampai 80 persen.
"Biasanya satu hari pendapatan bisa mencapai Rp 150-200 ribu. Tapi ini dapat Rp 50 ribu saja sudah untung," ungkapnya seraya menyebut tetap mendukung pemberlakuan sosial distancing ini.
"Tentu ini harus dukung. Apalagi kan sebagai langkah pencegahan virus corona supaya cepat berakhir," sambung Meril.
• Ada 17 Kasus Cerai di PN Amurang, Cekcok Jadi Alasan Terbanyak
• UPDATE Pasien Virus Corona Covid19 Jadi 309 Kasus, 25 Orang Meninggal, Meluas ke 16 Provinsi!
Senada turut diungkapkan Micky Rompas tukang ojek asal Kelurahan Talete. Yang mana dirinya menyebut libur kali ini berbeda dengan libur biasanya.
"Kan ini orang libur agar tidak keluar rumah. Atau juga ada yang takut ke luar rumah. Padahal kalau libur seperti biasa pendapatan kami tentu sangat lumayan. Tapi ini harus didukung, karena juga untuk kebaikan kita semua," ujarnya.