Antisipasi Virus Corona
Hand Sanitizer Berbahan Cap Tikus Buatan FMIPA Unima Sudah Sesuai Standard WHO
mahasiswa dan dosen di Universitas Negeri Manado (Unima) membuat suatu eksperimen untuk membuat hand sanitizer yang berbahan dasar cap tikus
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID - Menanggapi peristiwa pandemi Virus Corona (Covid-19) mengakibatkan terjadinya kekurangan alat sterilisasi diri seperti Hand Sanitizer, maka Universitas Negeri Manado (UNIMA) membuat terobosan baru.
Diketahui, sejak beredarnya kabar puluhan pasien yang positif Covid-19 di Indonesia, maka warga berbondong-bondong memborong alat pengaman diri seperti masker dan hand sanitizer, sehingga mengakibatkan toko-toko retail kehabisan stok tersebut.
Hal itu juga berdampak di Provinsi Sulawesi Utara, dimana Pemerintah Kabupaten/Kota pun mengaku kesulitan memperoleh produk tersebut.
• Solusi Tambang Liar, Gubernur Olly Janji Terbitkan Izin Wilayah Pertambangan Rakyat
Oleh karena itu, sejumlah mahasiswa dan dosen di Universitas Negeri Manado (Unima) membuat suatu eksperimen untuk membuat hand sanitizer yang berbahan dasar cap tikus, atau minuman beralkohol khas Sulawesi Utara.
Dekan FMIPA Unima Dr Anetha L F Tilaar MSi mengatakan, kebetulan pembuatan hand sanitizer ini sebelumnya merupakan bahan praktikum mahasiswa yang harus menggunakan alkohol.
"Tapi karena berhubung alkohol sudah kehabisan jadi kami menginisiasi para mahasiswa dengan mencoba menggunakan bahan cap tikus untuk memperoleh kadar alkohol," katanya.
• Ancaman Virus Corona, Gubernur Olly Masih Optimistis Ekonomi Tetap Bertahan
Ia menambahkan, inisiator ini dilakukan oleh tim Jurusan Kimia Unima yang dikoordinasi oleh Pembantu Dekan Satu Fakultas MIPA UNIMA Dr Wilson A R Rombang MSi.
"Kegiatan praktikum ini juga nantinya bisa menjadi bahan tugas akhir mahasiswa semester delapan yang akan membuat skripsi," tandasnya.
Sementara itu, Pembantu Dekan Satu Fakultas MIPA Unima Dr Wilson A R Rombang MSi menambahkan, bahwa kadar alkohol hand sainitizer buatan FMIPA Unima sudah memenuhi standar WHO.
"Dimana kadar alkohol yang ditotalkan WHO pada cairan hand sanitizer yaitu 60%-70%, sedangkan kadar alkohol kami sudah mencapai 80%. Tapi dengan alkohol setinggi itu tidak perlu khawatir, karena kami juga telah memadukannya dengan pelembab essential aloe vera sehingga tidak akan sampai merusak kulit," katanya.
• Suhu Badan 38 Derajat, Satu Penumpang KM Dorolonda Berstatus Orang Dalam Pengawasan
• BREAKING NEWS: Cegah Virus Corona, 489 Penumpang Kapal Ini Di-Screeaning Lewat Ruangan Khusus