Berita Boltim
5 Karton Masker Dicuri, Dinkes Minta Kepolisian Usut Tuntas, Eko Marsidi: Ini Sudah Keterlaluan
Pasokan masker dan walker di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab
Penulis: Siti Nurjanah | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID - Pasokan masker dan walker di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) dicuri oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
Demikian dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan Siti Aisya Buntuan kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (19/3/2020).
Siti Aisyah mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut. Pihaknya khawatir hal tersebut nantinya akan dijadikan bahan politik untuk mendapatkan simpati atau akan dijual bebas dengan harga tinggi.
"Sekitar 5 karton masker yang disimpan di gudang yang dicuri dan bahkan kejadian baru kami ketahui dua minggu lalu," ucapnya.
• Dampak Covid-19, 707 Calon Jemaah Haji Sulut Belum Pasti Berangkat Tahun Ini
Ia menambahkan, Dinkes sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti dalam hal ini Polres Boltim.
"Untuk itu, saat ini masih menunggu tindak kelanjutan pihak kepolisian setempat dengan adanya bahan yang telah hilang di gudang. Tentunya saat kami belum bisa apa-apa sebab masih dalam tahap pemeriksaan," terangnya.
Lanjutnya, barang yang dicuri tersebut nantinya akan dijadikan sebagai persedian terlebih sudah mulai merebaknya kasus virus corona atau Covid-19 di Indonesia.
• Cegah Virus Corona, BPBD Sulut Bagi-bagi Masker kepada Pengendara di Jalan
"Tidak tahu barang sudah hilang, nanti pada saat of name baru diketahui. Sedangkan masker ini untuk bahan persediaan sebagai pelayanan," ucapnya.
Ia menambahkan, masker tersebut merupakan stok simpanan terakhir Dinkes.
"Jadi, makser ini untuk persediaan di Puskesmas. Oleh karena itu, dengan adanya Covid-19 masker sebagian harus disimpan dan mengingat nanti ada pengadaan atau stok mediasur habis sementara tidak ada simpanan. Tapi masker tersebut telah hilang," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Eko Marsidi mengatakan, dengan adanya bahan yang telah disimpan, pihaknya sudah melaporkan kepada Polres untuk dilakukan penyelidikan.
"Sebab ini, sudah keterlaluan. Dan ini harus diusut tuntas. Kasus ini sudah dilaporkan jadi tinggal menunggu dari kepolisian setempat," jelasnya. (ana)
• Hand Sanitizer Langka, Alkohol dan Sabun Detol Diburu Warga Kotamobagu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/eko-marsidi-kadis-kesehatan-boltim-bahas-kasus-pencurian.jpg)