Jumat, 17 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona

Menkes Sebut Pasien Corona Bisa Sembuh Tanpa Bantuan Obat

Meski obat untuk virus corona hingga kini belum ditemukan, sebanyak 48.134 pasien dinyatakan sembuh

Editor: Indry Panigoro
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus Putrant - Kondisi terkini dua WNI terinfeksi virus corona. 

Hal tersebut bahkan disampaikan oleh Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

Mengutip dari Kompas TV, penyakit ini bisa sembuh sendiri tanpa obat.

"Ini penyakit yang bisa sembuh sendiri. Sama seperti virus yang lain. Juga angka kematian dua persen atau di bawahnya. Tergantung imunitas tubuh. Makanya dari awal saya bilang, jaga imunitas tubuh," ujarnya mengutip dari Kompas TV.

EFEK Virus Corona Bagi Konglomerat, Pemiik Grup Djarum Budi Hartono Kehilangan Harta Rp 71,3 Triliun

Tak hanya mengonsumsi makanan sehat, menjaga kebersihan lingkungan sekitar juga sangat penting untuk menunjang aktivitas.

Masyarakat juga diharap untuk selalu mencuci tangan.

Terjaganya imunitas tubuh mampu menangkal virus corona masuk ke dalam tubuh.

Masker Ternyata Malah Berpotensi Menularkan pada Anda yang Masih Sehat, Lo!

Dilansir Forbes.com pada Sabtu (29/2), meski sedang ada penyebaran virus di sekitar Anda, Anda tak perlu memakai masker.

Baik masker bedah, masker n95 atau masker-masker lainnya Anda tak memerlukan itu untuk melindungi diri dari virus corona.

Bahkan Anda tak cuma membutuhkannya, namun malah Anda tak boleh memakainya.

Karena menurut spesialis pencegahan infeksi Eli Perencevich, MD, seorang profesor kedokteran dan epidemiologi di Fakultas Kedokteran Universitas Iowa, mengatakan kalau orang sehat tak membutuhkan masker.

"Rata-rata orang yang sehat tidak perlu memiliki masker, dan mereka seharusnya tidak mengenakan masker ini," kata Dr. Perencevich.

Menurutnya tak ada bukti kalau dengan mengenakan masker bagi orang yang sehat bisa melindungi mereka dari virus.

“Tidak ada bukti bahwa memakai masker pada orang sehat akan melindungi mereka.

"Mereka yang memakainya secara salah, malah dapat meningkatkan risiko infeksi karena mereka lebih sering menyentuh wajah mereka," lanjutnya.

Sumber: Bangka Pos
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved