Corona Tewaskan 3.097 Orang di Dunia: Begini Kondisi Dua Pasien di RS Kandou
Kondisi dua pasien diduga terpapar virus Corona (Covid 19) di RSUP Prof Kandou semakin membaik. RS Kandou masih terus mengawasi
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
"Terkait dengan pembangunan rumah sakit khusus untuk pasien yang terpapar virus corona) Pulau Galang ini memang pekan lalu sudah dibicarakan. Saya dengar Rabu (11/3) besok, 3 hari lagi akan dirataskan untuk dilaksanakan," kata Ngabalin.
Ia juga mewanti-wanti politisi agar tidak mencari panggung dari wabah virus corona (Covid-19) yang tengah melanda Indonesia. Ngabalin menegaskan pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah bekerja secara maksimal mengatasi wabah virus itu.
"Kita amit-amit. Tetapi pemerintah sudah bekerja, baik dari Departemen Kesehatan dan Luar Negeri," kata Ngabalin.
Ngabalin lalu meminta politisi untuk tidak menggunakan isu penyebaran virus untuk menaikkan pamor. Virus, lanjutnya, tak boleh dipolitisasi. "Memang kalau ditarik dalam dunia politik pasti berantakan, menurut saya, jangan sampai ada orang yang menggunakan isu ini untuk pencitraan," tegas dia.
Ngabalin mengamini politisi selalu bersuara agar terus diingat masyarakat. Namun, saat ini, pemerintah lebih butuh bantuan seluruh pihak untuk bekerja sama menangani kasus ini. "Ini masalah kita dan ancaman bangsa kita, Presiden sudah bilang jangan main-main," kata Ngabalin.
Sudah 3.097 Orang Meninggal
Otoritas China melaporkan 27 kematian baru akibat virus corona pada Minggu (8/3).Angka tersebut menambah jumlah korban meninggal dunia menjadi 3.097 orang hingga Minggu (8/3).
Menurut Komisi Kesehatan Nasional China, selain jumlah korban tewas, juga ada 44 kasus baru infeksi, sebagian besar di pusat virus di provinsi Hubei, menurut Dengan begitu kini jumlah kasus virus corona di China mencapai 80.695.
Pada sehari sebelumnya, Sabtu (7/3), otoritas kesehatan China melaporkan 1.678 pasien virus corona dinyatakan sembuh. Itu berarti 55.404 orang berhasil sembuh dari virus corona di China hingga Sabtu (7/3).
Otoritas China juga menjelaskan, secara nasional kasus infeksi virus corona pada tren menurun akhir-akhir ini di Negeri Tirai Bambu. Lebih lanjut dilaporkan total 311 penumpang yang tiba di ibukota Provinsi Gansu dari Iran dikarantina, demikian televisi lokal China melaporkan.
• Fakta Tentang Slender Man dan Boneka Chucky, Film yang Dihubungkan dengan Kasus Pembunuhan
Malaysia dan Vietnam
Di Malaysia ada enam kasus baru infeksi virus corona (COVID-19), pada Minggu (8/3). Total kasus positif COVID-19 menjadi 99 orang.
Hal itu diungkapkan Direktur Jenderal Kesehatan Noor Hisham Abdullah, seperti dilansir dari Kantor Berita Malaysia, Bernama, Minggu (8/3). Dia mengatakan, semua kasus terdeteksi dan terisolasi untuk pengobatan lebih lanjut.
"Semua kasus baru yang dilaporkan hari ini terdiri dari kontak dekat dengan kasus 26," katanya dalam konferensi pers.
Dia mengatakan semua kasus terdeteksi ketika melakukan pelacakan kontak terhadap siapa-siapa saja pasien positif COVID-19 berhubungan dekat.
"Aktivitas pelacakan kontak dekat sedang dilakukan sampai penyebab infeksi ini dapat diidentifikasi," katanya.
Dari total kasus, dua dilaporkan membutuhkan bantuan pernapasan dan sedang dirawat di Unit Intensive Care.
Sementara itu, ia melaporkan ada 24 kasus positif ke-41 COVID-19 telah pulih dan diizinkan pulang dari rumah sakit Kuala Lumpur. Pada 8 Maret, katanya, total 567 sampel telah diuji dan sejauh ini tidak ada sampel yang terdeteksi positif untuk infeksi COVID-19.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penasehat-menteri-luar-negeri-iran-meninggal-dunia-akibat-virus-corona.jpg)