Fakta Tentang Slender Man dan Boneka Chucky, Film yang Dihubungkan dengan Kasus Pembunuhan
Pablik dihebohkan dengan kasus pembunuhan yang melibatkan seorang anak berumur 15 tahun. Korban dari anak tersebut adalah bocah berumur 5 tahun.
Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID - Publik dihebohkan dengan kasus pembunuhan yang melibatkan seorang anak berumur 15 tahun.
Korban dari anak tersebut adalah bocah berumur 5 tahun yang merupakan tetangga dan teman mainnya.
Berdasarkan pemeriksaan dari pihak kepolisian, anak berumur 15 tahun yang jadi pelaku pembunuhan ini kerap menonton film bergenre horor dan sadis.
Bahkan, disebut-sebut adegan film tersebut menjadi inspirasinya untuk menghabisi bocah 5 tahun.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, NF kerap menonton film horor yakni Chucky dan Slender Man.
Chucky sendiri mengisahkan tentang boneka pembunuh dan populer pada tahun 1980-an.
Sementara Slender Man merupakan karakter fiksi seorang pria tipis tinggi, dengan tanpa wajah, memiliki tentakel mengenakan baju hitam berdasi merah, pada umumnya Slender Man suka menculik bahkan menyiksa anak-anak.
"Tersangka ini sering menonton film horor. Dia senang menonton film horor itu memang hobinya itu," kata Yusri di Polres Metro Jakarta Pusat, Kemayoran, Sabtu (7/3/2020).
Berikut tentang 2 film tersebut:
1. Slender Man
Dikutip dari Hai Online, Slender Man merupakan film karya Sylvian White.
Fim ini berlatar lokasi di sebuah kota kecil di Massachusetts, dan menceritakan tentang empat orang sahabat yang sangat akrab. Mereka semua perempuan.
Keempat sahabat itu mendengar soal mitos internet Slender Man.
Mereka lantas memutuskan untuk mencoba memanggil si Slender Man den melakukan sedikit ritual pemanggilan.
Ritual dilakukan dengan mengharuskan mereka meonton sebuah video di website paranormal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/3-kasus-yang-terinspirasi-tokoh-slender-man.jpg)