Virus Corona
Yakini COVID-19 Mutasi dari MERS dan SARS, BPPT Sebut Kecerdasan Buatan Bisa Deteksi
Kecerdasan buatan (artificial intelegence/AI) bisa mendeteksi mutasi virus corona di waktu mendatang.
Menurutnya tidak semua yang berkontak penderita Covid-19 bisa terjangkit.
Hal itu juga tergantung pada imunitas atau daya tahan tubuh.
Oleh karena itu ia menghimbau agar masyarakat menjaga imunitas atau daya tahan tubuh.
Ada banyak cara untuk menjaga sistem imunitas tubuh.
Seperti menerapkan pola hidup sehat dan menghindari kontak dengan orang yang sakit dan mengkonsumsi makanan-makanan sehat.
Rupanya untuk mengcegah terjangkit wabah virus corona Anda juga bisa mengkonsumsi bahan-bahan alami dan herbal.
Dikutip dari kompas.com, hal itu disampaikan oleh Prof Dr drh Chaerul Anwar Nidom.
Menurutnya, pada dasarnya virus corona atau Covid-19 tergolong pada kelas influenza.
Virus corona dibagi menjadi dua macam, yaitu low pathogenic dan high pathogenic.
Menurutnya virus corona sulit menginfeksi masyarakat Indonesia karena kabiasaan mengkonsumsi minuman dan makanan herbal.
Adapun munuman atau makanan herbal itu adalah tumbuhan empon-empon.
Seperti temulawak, jahe, sereh, kunyit dan sejenisnya.
Dikutip tribunjabar dari instisari, empon-empon atau bahan herbal itu memiliki sifat obat antiradang.
Oleh karena itu menurutnya virus corona atau Covid-19 dapat dicegah dengan Curcumin.
Formula pada Curcumin mampu mencegah dan menangkal virus corona.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-kecerdasan-buatan_20180710_102303.jpg)