Cerita Sebelum KKB Tembak Mati Anggota Brimob
Keluarga Bharatu Anumerta Doni Priyanto masih diselimuti rasa duka. Mereka tampak tegar menerima kabar bahwa anggota keluarganya gugur.
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Lodie_Tombeg
Kapolres Mimika: Kita Tahu Pelakunya
Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata menjelaskan, kontak tembak itu berawal ketika anggota Satgas Brimob berusaha akan melakukan penyekatan wilayah Tembagapura dari KKB.
Hal itu dilakukan agar KKB tidak memasuki wilayah Kampung Banti yang berdekatan dengan wilayah PT Freeport Indonesia. Namun di perjalanan, tepat di wilayah Jipabera, Brimob bertemu dengan KKB, sehingga terjadi kontak senjata. "Kontak tembak pun terjadi antara Satgas Brimob dan KKB," kata Era.
Dalam kontak tembak itu satu anggota Brimob Bharada Doni Priyanto gugur terkena tembakan. Namun, kata Era, korban juga terdapat dari KKB, akan tetapi langsung dibawa oleh kelompok bersenjata tersebut. "Kemungkinan besar dari mereka (KKB) juga terdapat korban," ujarnya.
• Cerita Warga Cium Kaki Menteri Basuki
Masih dikatakan Era, pihaknya sudah tahu identitas KKB yang terlibat kontak senjata dengan Brimob tersebut. Menurut Era, KKB yang terlibat kontak tembak itu merupakan kelompok yang sama dengan yang melakukan penyanderaan terhadap tiga guru SD Inpres Baluni, Kampung Jagamin, Distrik Tembagapura pada 17 Februari 2020 lalu. Kelompok kriminal bersenjata ini dipimpin Gusbi Waker. "Kita sudah mengetahui pelaku tersebut, sama dengan yang melakukan penyanderaan guru," katanya.
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw mengatakan, kontak tembak terjadi sekitar pukul 14.30 WIT hingga pukul 17.00 WIT. "Hingga menyebabkan meninggalnya Bharada Doni Priyanto," ujar Kapolda melalui telepon, Sabtu.
Waterpauw mengatakan, karena gugur dalam bertugas, almarhum Bharada Doni akan menerima kenaikan pangkat luar biasa menjadi Bharatu. "Bharada Doni akan dinaikkan pangkat satu tingkat menjadi Bharatu," katanya. (Tribun Network/din/kps/wly)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/antar-jenazah_3.jpg)