Selasa, 12 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Info Kesehatan

MANFAAT Kulit Bawang Merah bagi Kesehatan Tubuh, Mulai dari Turunkan Risiko Diabetes hingga Kanker

Bahan utama dalam kulit bawang merah, quercetin adalah flavanoid dan antioksidan yang menghancurkan penyebab utama kanker dan radikal bebas.

Tayang:
Editor: Indry Panigoro
theathlantic.com via TribunJogja.com
Ilustrasi bawang merah 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Siapa yang tak kenal bawang merah?

Salah satu bumbu dapur ini pasti selalu ada di dapur.

Bahkan, bawang merah menjadi hal wajib yang harus dimasukkan ke dalam masakan agar masakan jadi lezat.

Ketika anda membutuhkan bawang merah sebagai penyedap, anda pasti membuang kulitnya kan?

Karena anda pasti merasa kulit bawang merah bukanlah sesuatu yang berguna.

Namun, tahukah anda jika membuang kulit bawang merah merupakan hal yang salah kaprah?

Dilansir dari healthyfoodhouse.com, kulit bawang merah sendiri mempunyai manfaat yang luar biasa untuk tubuh.

 

Seperti yang sudah diwartakan Nakita.id, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kulit bawang merah tinggi antioksidan, bahkan lebih dari bawang itu sendiri.

Ini secara signifikan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Ilustrasi bawang merah
Ilustrasi bawang merah (theathlantic.com via TribunJogja.com)

Lapisan luarnya adalah sumber yang kaya antioksidan, serat makanan, dan flavanoid yang meningkatkan kesehatan kulit

Selain itu, kulit bawang merah tinggi dalam pigmen yang dikenal sebagai quercetin yang mencegah penyumbatan arteri dan mengurangi hipertensi, memiliki sifat penenang yang kuat, dan mengobati insomnia.

Ia memiliki kualitas antibakteri, antioksidan, dan anti jamur yang kuat.

Bahan utama dalam kulit bawang merah, quercetin adalah flavanoid dan antioksidan yang menghancurkan penyebab utama kanker dan radikal bebas.

Penelitian telah menunjukkan bahwa kulit bawang merah kaya serat tidak larut yang mendukung gerakan peristaltik yang tepat dari usus besar.

Selanjutnya, serat yang tidak larut menghilangkan racun yang terkumpul dari usus, mengatur pH, dan mencegah pembentukan sel kanker.

 

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved