Berita Bitung

Kendaraan Kontainer Sering Parkir Sembarangan, Dishub Bitung Menggembosi Ban Kendaraan‎

Di Kota Bitung Provinsi Sulut masih banyak kendaraan truk kontainer yang keras kepala atau bahasa masyarakat Bitung Kapala Batu

Kendaraan Kontainer Sering Parkir Sembarangan, Dishub Bitung Menggembosi Ban Kendaraan‎
Tribun manado / Christian Wayongkere
Petugas Dishub Gembosi Ban Kontainer Parkir Sembarangan 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Di Kota Bitung Provinsi Sulut masih banyak kendaraan truk kontainer yang keras kepala atau bahasa masyarakat Bitung Kapala Batu.

Mereka kerap memarkir mobil mereka baik lengkap dengan peti konteiner dan tanpa peti konteiner, di tepi jalan protokol.

Kondisi langsung diseriusi Dinas Perhubungan Kota Bitung dengan mengembosi ban atau roda kendaraan yang kerap didapati parkir di tepi jalan.

Ironisnya, meski sudah digembos masih didapati kendaraan yang asik parkir tanpa ada sopirnya saat hari sudah malam.

Elly-Tetty atau Tetty-Elly, Taufik: Jika Dua Figur Ini Bersatu Maka Berpeluang Jadi Pilihan Menarik

‎"Sejak Januari hingga saat ini, sudah 30 kendaraan yang kami gembosi bannya. 5 ditilang, teguran atau peringatan 50 kendaraan dan ditempel sticker peringatan sudah 55 kendaraan," tutur Robert Koraag Kabid Darat Dinas Perhubungan Kota Bitung kepada Tribunmanado.co.id, Kamis (27/2/2020).

Pihaknya melansir, kendaraan kontainer yang kepala batu dengan terus memarkir mobilnya di tepi jalan kerap dijumpai di sejumlah jalan di Kota Bitung.

Seperti lokasi yang vital depan kantor Polres Bitung, KFC Girian, besi tua Wangurer, depan PT Samudera Mandiri Sentosa (SMS), patung ikan, samping sekolah SMKN 2, depan rumah dinas, depan PT Agro, jembatan Girian dan jalan belakang asikin.

‎Kepala Dinas Perhubungan Kota Bitung Richie Tinangon, menambahkan terkait permasalahan itu menjadi atensi dengan terus melakukan operasi terpadu penertiban parkir sembarangan.

Ketika Kapolda Sulut Sambangi Kantor Sinode GMIM

Tak hanya kendaraan peti kemas yang akan ditertibkan dengan cara di gembosi, kendaraan lainnya seperti kendaraan barang dan angkutan akan di eksekusi jika ditemukan parkir sembarangan.

"Operasi terpadu ini‎ melibatkan Polisi, Satpol dan POM," kata Tinandong.

Mantan camat Girian ini menerangkan, operasi terpadu itu sudah diawali dengan melakukan sosialisasi dan selebaran kepada sopir truk dan kontainer.

Warga Desa Sinuian Hilang di Danau Tondano, Begini Upaya Pencarian Korban

Dilanjutkan dengan pemasangan baliho di larang parkir di lokasi yang sering dijadikan tempat parkir kontainer setelah itu akan ditertibkan dengan cara digembosi hingga ban dicabut.‎

"Kondisi ‎itu sangat bahaya, sudah ada keluhan dan pengendara lainnya," tambahnya.

Untuk kendaraan konteiner dan peti kemas yang kerap diparkir sembarangan, oleh dinas perhubungan memberikan solusi menyiapkan lahan parkir berbayar.

Akan kerja sama dengan pemilik lahan silakan baku antur antara sopir dan pemilik lahan yang akan dijadikan lokasi parkir.(crz)‎

Proyek Belum Kelar Hingga Waktu Adendum, Kontraktor Bayar Denda Ratusan Juta

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved