Sabtu, 25 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona Menyerang Diamond Princess, Mengapa Wabah Cepat Menyebar di Kapal Pesiar?

Ada alasan khusus kenapa wabah penyakit seperti Covid-19 atau virus corona mudah menyebar di kapal pesiar

Editor: Finneke Wolajan
AFP/KAZUHIRO NOGI VIA KOMPAS.COM
Bus mengangkut para penumpang kapal pesiar Diamond Princess yang dinyatakan tidak negatif virus corona keluar setelah menjalani karantina, di Terminal Daikoku Pier Cruise di Yokohama, Jepang, Rabu (19/2/2020). Setidaknya 500 penumpang diizinkan keluar setelah dikarantina selama 14 hari, menyusul kabar terdapat 542 penularan positif corona di dalam kapal tersebut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Virus corona atau Covid-19 menyerang kapal pesiar Diamond Princess.

Operator kapal pesiar Dream Cruises juga menghentikan kegiatan operasional kapal pesiar World Dream dari Hong Kong sejak 9 Februari 2020 akibat wabah corona.

Departemen Kesehatan Hong Kong telah mengonfirmasi bahwa semua penumpang dan anggota kru negatif virus corona, termasuk 188 awak kapal asal Indonesia.

Ada alasan khusus kenapa wabah penyakit seperti Covid-19 mudah menyebar di kapal pesiar.

Menurut ahli Mikrobiologi dari LIPI Sugiyono Saputra, penyebaran COVID-19 bisa lebih cepat terjadi di kapal pesiar dikarenakan kondisi di dalam ruangan yang tidak terpapar panas membuat ketahanan virus menjadi lebih tinggi.

"Bukti adanya mutasi memang belum ada tapi mengapa penyebaran bisa lebih cepat di situ (kapal pesiar) bisa dikarenakan karena kondisi indoor jadi orang lebih mudah berkumpul dan ketahanan virusnya jadi lebih tinggi," kata Sugiyono yang juga peneliti Pusat Penelitian Biologi LIPI dilansir Antara, Senin (24/2/2020)

Kemungkinan jika di dalam ruangan, kata dia, dengan faktor kelembaban akan memungkinkan virus bertahan lebih lama ditambah juga ketiadaan paparan sinar ultraviolet yang bisa membantu mematikan virus.

Dia tidak memungkiri adanya kemungkinan mutasi dari COVID-19, tapi hal tersebut memerlukan pembuktian dengan penelitian dan pengujian.

"Kalau bicara mutasi memungkinkan sih iya, tapi buktinya belum ada. Tapi untuk kapal pesiar mungkin lebih ke arah faktor lingkungan," kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan mengkhawatirkan kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal pesiar Diamond Princess terpapar virus corona mutasi baru.

Usap Keringat Saat Konferensi Pers, Menteri Iran Ternyata Sudah Terkena Virus Corona, Ini Videonya

Ahli Pernapasan China Peringatkan Kemungkinan Pasien Sembuh Virus Corona Terinfeksi Lagi

Seorang Pejabat AS Mengatakan: AS Akan siap Menghadapi Kemungkinan Terburuk Penyebaran Virus Corona

Menurut, Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto berdasarkan beberapa referensi termasuk dari World Health Organization menunjukkan ada yang terinfeksi COVID-19 tapi memiliki gejala klinis ringan seperti flu biasa.

Oleh karena itu, menurut Yurianto, WNI yang berasal dari kapal pesiar akan menjalani masa inkubasi lebih panjang dibandingkan 14 hari observasi yang dialami WNI dari Wuhan, China di Natuna.

Kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Yokohama, Jepang sebelumnya dilaporkan memiliki 630 kasus positif COVID-19 termasuk 4 WNI yang bekerja sebagai anak buah kapal di kapal pesiar tersebut.

Total 74 orang WNI yang juga berada di kapal itu dan dinyatakan sehat rencananya akan dipulangkan ke Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Alasan Wabah Corona Covid-19 Lebih Cepat Menyebar di Kapal Pesiar"

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved