Berita Minahasa
Gotong Royong Angkat Peti Jenazah, Ini yang Dilakukan Warga Kelurahan Koya
Kebersamaan dan bergotong royong masih kental dan terasa di Kelurahan Koya, Kecamatan Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Penulis: | Editor: Alexander Pattyranie
TRIBUNMANADO.CO.ID - Kebersamaan dan bergotong royong masih kental dan terasa di Kelurahan Koya, Kecamatan
Tondano Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Masyarakat Kelurahan Koya, bahu membahu dan bergantian memikul peti jenazah dari rumah duka ke pekuburan
umum Kelurahan Koya.
Kebersamaan terlihat, saat salah seorang warga yang meninggal atas nama Almarhum Rendy Walalangi hendak
dikebumikan, Jumat (25/02/2020).
Mulai dari membuat tenda, hingga memasak, menggali kubur dan menguburkan jenazah, semua dilakukan oleh
masyarakat setempat.
Masyarakat juga memenuhi rumah duka untuk menghibur keluarga yang dirundung duka.
Tak heran ada juga bahu membahu memberikan bantuan berupa beras, kopi, gula bahan pokok lainnya serta materi (uang).
Kepada Tribun Manado, salah satu masyarakat Roland Giroth mengatakan, gotong royong ini sudah lama dilakukan
oleh masyarakat.
"Ini sudah turun temurun dilakukan oleh pendahulu dan sampai saat ini masih dan akan terus kita lakukan,
karena torang semua ciptaan Tuhan," kata Roland.
Sementara Lurah Koya, Herke Mokolensang mengatakan, kekeluargaan dan gotong royong memang sudah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/gotong-royong-angkat-peti-jenazah-ini-yang-dilakukan-warga-kelurahan-koya.jpg)