Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Korea Selatan Jadi Pusat Virus Corona Terbesar di Luar China, Penyebaran Berasal dari Sekte Sesat

Korea Selatan mengalami lonjakan penderita virus corona hingga lebih dari 700 orang dalam waktu kurang dari sepekan

Tayang:
Editor: Finneke Wolajan
EPA-EFE/YONHAP SOUTH KOREA OUT(YONHAP)
ILUSTRASI - Pasien suspect virus Corona di Daegu Korea Selatan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Sudah 763 orang yang terinfeksi di Korea Selatan dan menjadikan negara ini sebagai pusat virus corona terbesar di luar China.

Korea Selatan mengumumkan adanya 161 kasus penularan baru virus yang berasal dari Wuhan itu.

Korea Selatan mengalami lonjakan penderita virus corona hingga lebih dari 700 orang dalam waktu kurang dari sepekan, dengan infeksi berasal dari sekte keagamaan di Daegu.

Berdasarkan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC), kebanyakan pasien terhubung dengan Shincheonji Church of Jesus.

Termasuk 129 kasus infeksi yang baru saja diumumkan, ujar KCDC dalam keterangan tertulis sebagaimana diwartakan AFP Senin (24/2/2020).

Total tujuh orang meninggal di Korsel karena virus corona, menjadikannya negara kedua dengan kasus kematian tertinggi di luar China setelah Iran (8).

Dua korban meninggal terbaru dilaporkan terhubung dengan cluster (kantong) penyebaran kedua yang berasal dari rumah sakit di Cheongdo County.

Pada Minggu (23/2/2020), Presiden Moon Jae-in mengumumkan dia menaikkan status darurat ke level tertinggi, merah, sebagai cara untuk memperkuat respons pemerintah dalam menangani wabah.

Sebagai langkah cepat, otoritas memperpanjang masa libur TK dan sekolah hingga satu pekan, dan berencana melakukan pengawasan ketat bagi pendatang dari China selama dua pekan ke depan.

"Menyebabkan kekhawatiran"

Virus Corona Ternyata Bukan Berasal dari Pasar Seafood Wuhan China, Peneliti Ungkap Fakta Lain

Kehidupan WNI Yang Dikarantina di Dalam Kapal Pesiar Diamond Princess Bersama Penderita Virus Corona

Kisah Sedih Dokter di China Meninggal dan Gagal Menikah, Akibat Rawat Pasien Virus Corona

Kantong penyebaran di Shincheonji dimulai ketika seorang perempuan yang berumur 61 tahun mengalami demam pada 10 Februari.

Meski begitu, dia sempat menghadiri setidaknya empat ibadah di Daegu, kota terbesar keempat Korea Selatan, sebelum divonis menderita virus corona.

Wali Kota Daegu Kwon Young-jin mengatakan, sekitr 85 persen dari 292 kasus penularan yang dilaporkan berlangsung di Shincheonji.

Pemerintah menuturkan, sebanyak 9.300 pengikut Shincheonji dikaratina atau diminta tinggal di rumah.

Namun masih ada ratusan anggota lain yang tak terlacak.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved