Senin, 11 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona di Korea Selatan Makin Mewabah, 142 Kasus Baru, Total Terinfeksi 346 Kasus

Peningkatan ini bahkan lebih tajam dari sebelumnya dengan lebih dari setengah kasus baru terkait dengan rumah sakit di kota selatan

Tayang:
Editor: Finneke Wolajan
(AFP/KAZUHIRO NOGI)
PENUMPANG dari luar negeri menggunakan masker untuk mencegah penyebaran Virus Corona saat tiba di Bandara Internasional Haneda, Tokyo, Jepang, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ada 142 lebih kasus virus corona baru di Daegu Korea Selatan, Sabtu (22/02/2020).

Peningkatan ini bahkan lebih tajam dari sebelumnya dengan lebih dari setengah kasus baru terkait dengan rumah sakit di kota selatan.

Secara keseluruhan di Korea Selatan ada 346 kasus, yang merupakan tertinggi kedua di luar daratan China.

Pertama diduduki oleh Jepang sebanyak 727 kasus infeksi nasional.

Dari angka 346 itu, lonjakan tertinggi berada di sebuah rumah sakit dii Cheongdo setelah lonjakan serupa di antara anggota sekte agama di kota Daegu terdekat.

"Sebanyak 92 kasus dari kasus-kasus baru yang ada, terkait dengan pasien atau staf rumah sakit di Cheongdo," Ungkap Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan.

Otoritas Korea Selatan melaporkan kematian kedua akibat virus corona pada Sabtu ini.

Kedua pasien yang tewas tidak sabar selama berada di rumah sakit.

Lebih dari 150 anggota Shincheonji Jesus of Church juga terinfeksi dimulai dari wanita lansia berusia 61 tahun yang mengalami demam pada 10 Februari silam dan menghadiri empat ibadah sebelum terkena virus corona.

Walikota Daegu, kota terbesar keempat di Korea Selatan dengan populasi sekitar 2,5 juta orang telah meminta warganya untuk berada di rumah sementara akses ke pangkalan militer utama AS di daerah itu telah dibatasi.

Kisah Heroik Tenaga Medis di China Tangani Pasien Virus Corona, Bekerja Saat Hamil & Harus Digunduli

UPDATE Korban Virus Corona di Seluruh Dunia, 2.250 Orang Meninggal Dunia dan 76.806 Terinfeksi

Virus Corona Belum Juga Tuntas, China Kini Diserang Ribuan Belalang Raksasa dari Afrika

Cheongdo, sekitar 27 kilometer selatan Daegu, adalah tempat kelahiran pendiri Shincheonji, Lee Man-hee.

Pejabat daerah mengatakan bahwa pemakaman tiga hari diadakan untuk saudaranya tiga minggu lalu di sebuah aula milik rumah sakit.

Shincheonji sering dituduh sebagai aliran sesat dan mengklaim pendirinya, Lee telah mengenakan jubah Yesus Kristus dan akan membawa 144 ribu orang bersamanya ke surga pada hari penghakiman.

Tetapi dengan lebih banyak anggota gereja daripada tempat yang tersedia di surga, mereka dikatakan harus bersaing untuk mendapatkan tempat di surga dan mengejar orang yang insaf secara berkelanjutan dan rahasia.

Presiden Moon Jae-in pada hari Jumat menyerukan "penyelidikan menyeluruh" dari semua orang yang menghadiri upacara pemakaman dan Shincheonji.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved