Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kesehatan Gigi

Sering Terjadi Pada Anak-anak, Kenali Penyebab Gigi Berlubang Hingga Cara Merawat Gigi

Sering terjadi pada anak-anak, orangtua harus mengenali tanda gigi berlubang hingga cara merawat gigi agar tidak rusak.

Editor: Isvara Savitri
THINKSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketika masih anak-anak gigi rusak atau berlubang merupakan masalah yang biasa terjadi.

Penelitian menunjukkan bahwa 28 persen anak-anak berusia dua hingga lima tahun mengalami kerusakan gigi atau setidaknya satu rongga gigi.

Begitu gigi pertama keluar dari gusi kecilnya, orangtua sudah harus memerhatikan perawatan gigi anak.

Banyak orangtua masih keliru, menganggap perawatan gigi baru dimulai ketika anak sudah memiliki lebih dari empat gigi.

Nyatanya tidak demikian.

Orangtua justru disarankan untuk menjaga kebersihan mulut anak bahkan sejak mereka masih bayi dan belum memiliki gigi.

Membersihkan mulut pada bayi dapat dilakukan dengan kain lembut yang bersih.

Sebenarnya, alasan paling sering terjadinya masalah gigi pada anak-anak adalah karena kurangnya kalsium.

Ini terjadi secara umum ketika bayi tidak mendapatkan cukup kalsium.

Karena itu, ibu menyusui disarankan untuk mengasup suplemen kalsium.

Gigi berluang pada anak-anak sebisa mungkin dihindari, karena perawatan gigi rusak pada anak terbilang sulit mengingat yang dihadapi adalah usia anak-anak.

Jadi, penting bagi orangtua untuk memastikan bahwa anak-anak mereka memiliki gigi yang sehat dan bersih.

Penyebab kerusakan gigi pada anak

Gigi berlubang terjadi ketika asam yang diproduksi oleh bakteri merusak enamel gigi.

Perlahan-lahan email gigi yang rusak ini membentuk lubang.

Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved