Jumat, 24 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bocah Pengidap Kanker

Dion Saputera Bocah Pengidap Kanker Sempat Dirawat di Rumah Pakai Obat Tradisional

Dion Saputera Balita penderita kanker darah akhirnya bisa mendapat perawatan di Pusat Kanker Anak Estela RSUP Kandou

Penulis: Ryo_Noor | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Dion Saputera dirawat 

Sang Suami pun menindaklanjuti sebagai bentuk kepedulian, apalagi di Sulut punya fasilitas untuk merawaf llt anak -anak mengidap kanker di Pusat Kanker Anak Estela RSUP Kandou

"Bicara penyakit Dion bukan kapasitas saya,  saya hanya berharap Dion semoga lekas sembuh, " kata dia. 

Kisah-kisah di Balik Hari Valentine yang Tak Melulu Tentang Cinta

Rita mengatakan,  kebetulan saja kedatangan Dion bertepatan dengan Hari Kasih Sayang. 

Terpenting saat ini Dion audah bisa ditangani tim medis secara intensif, untuk biaya nanti akan ditanggung Gubernur Olly

" Pembiayaannya dari Pak Gubernur," ungkap Ibu dua anak ini.  

Dion Saputera baru berusia 4 tahun, tapi sudah menghadapi getir hidup. Di usianya itu harusnya Dion  menikmati harinya dengan sukacita,  tapi ia harus bergelut dengan penyakit mematikan.

Sulawesi Utara Wilayah dengan Penduduk Paling Romantis di Indonesia

Balita asal Sulawesi Tenggara itu mengidap Leukimia Stadium IV,  tumor dan Pembengkakan Limpa.

Dion bersama keluarga diterbangkan dengan pesawat dari Sulawesi Tenggara,  transit di Makasar kemudian bertolak ke Kota Manado.

Balita malang itu tiba di Bandara Sam Ratulangi Manado,  Jumat (14/2/2020).

Ibu Gubernur Sulut,  Rita Maya Tamuntuan Dondokambey didampingi Kakaknya Rini Tamuntuan dan Kadis Kesehatan Debbie Kalalo menjemput langsung kedatangan  Dion di VVIP Bandara Sam Ratulangi  .

Kedatangan Dion   ke Sulut atas Prakarsa Ibu Rita dengan makaud agar Dion bisa dirawat di Pusat Kanker Anak Estela RSUP Kandou. 

Sharp Cabang Manado Relokasi Kantor, Permudah Akses untuk Pelanggan

Seturun dari pesawat, Dion  dijemput menggunakan ambulans .  Ibu Rita  bertatap muka singkat melihat Dion duduk di  pangkuan perawat.

Tubuh Dion nampak ringkih, jika dibanding dengan anak seumurannya.  Penyakit diidapnya menggerogoti tubuh, hingga tinggal tulang berbalut kulit.

Balita itu mengenakan baju merah.  Hidung dan tangan kanannya terselip selang infus. 

Nampak plesteran melingkar tangan kanannya,  begitu pun tertempel di pipi kiri dan kanannya.

Tatapannya kosong,  tak terlihat sebersit senyum di bibirnya. 

Tak berapa lama,  Ambulans langsung bertolak membawa serta Dion.  Mereka menuju Pusat Kanker Anak Estela,  tempat Dion akan dirawat. (ryo)

Kisah-kisah di Balik Hari Valentine yang Tak Melulu Tentang Cinta

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved