Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Virus Corona Takkan Pernah Hilang, Ahli Kesehatan Beberkan Kemungkinan Soal Wabah Mematikan Ini

Para ahli kesehatan masyarakat hanya ada tiga kemungkinan wabah dari Wuhan, China, itu akan berakhir. Berikut ulasannya

Editor: Finneke Wolajan
(Hubei Daily)
Hubei Daily Pasien laki-laki positif virus corona tengah asyik membaca buku saat dirawat. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Status virus corona telah ditetapkan WHO sebagai keadaan darurat global pada 30 Januari 2020 silam.

Hingga Rabu (12/2/2020), wabah virus corona telah menjangkiti 45.182 orang dan menewaskan 1.115 orang.

Dilansir Business Insider, para ahli kesehatan masyarakat mengatakan wabah virus Corona kini menjadi pandemi ringan.

Seorang wanita yang mengenakan masker berjalan melewati rak-rak kosong di sebuah supermarket lokal di Singapura.
Hal ini terjadi setelah pemerintah setempat menaikkan tingkat waspada virus corona di Singapura pada (8/2/2020).
Warga Singapura yang cemas antrean panjang di toko kelontong dan membersihkan rak-rak barang-barang penting.
Seorang wanita yang mengenakan masker berjalan melewati rak-rak kosong di sebuah supermarket lokal di Singapura. Hal ini terjadi setelah pemerintah setempat menaikkan tingkat waspada virus corona di Singapura pada (8/2/2020). Warga Singapura yang cemas antrean panjang di toko kelontong dan membersihkan rak-rak barang-barang penting. (Roslan RAHMAN / AFP)

Mereka mengemukakan, hanya ada tiga kemungkinan wabah dari Wuhan, China, itu akan berakhir.

Berikut tiga kemungkinan yang diungkapkan para medis.

Kemungkinan 1: Virus Corona tidak akan pernah hilang

Menurut peneliti di WHO, rata-rata orang yang terkena virus Corona menularkannya ke 1-2 orang lainnya.

Virus Corona telah dianggap sebagai darurat kesehatan masyarakat internasional pada 30 Januari 2020 silam.

"Ada penyebaran berkelanjutan dari manusia ke manusia sekarang, sebagian besar di Cina," kata Amesh Adalja, seorang ahli penyakit menular di Johns Hopkins’ Center for Health Security.

Adalja menyebut, virus Corona baru atau 2019-nCoV merupakan pandemi ringan.

Setelah Virus Corona, Wabah Virus Baru Terjadi di Afrika, 15 Orang Tewas Hanya Dalam 48 Jam

Informasi Terbaru dari China, Virus Corona Belum Usai, Kini Muncul Flu Burung H5N1 yang Mematikan

Nasib Pejabat di China Saat Ini, Ketika Korban Meninggal Karena Corona Sudah Melebih 1000 Orang

Sementara itu, empat virus Corona lainnya--OC43, 229E, HKU1, dan NL63--bersifat endemik.

Itu berarti, mereka dapat bertahan secara permanen pada populasi global.

Virus Corona lama dapat menyebabkan flu hingga pneumonia dan kematian, meskipun kasusnya jarang terjadi.

Meskipun begitu, virus Corona baru bisa bersifat endemik jika terus menyebar.

"Kita harus siap jika virus Corona baru bisa menjadi virus kelima yang endemik," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved