Berita Bolmong

Guru Cabul Bolmong Bakal Jadi Orang Pertama di Sulut yang Dihukum Kebiri

LM kini terancam hukuman kebiri. Jika terwujud, LM bakal menjadi orang pertama di Sulut yang menjalani hukuman tersebut.

Guru Cabul Bolmong Bakal Jadi Orang Pertama di Sulut yang Dihukum Kebiri
net
Ilustrasi Kebiri Kimiawi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Masih ingat dengan LM, oknum guru SD yang diduga mencabuli sejumlah muridnya di Kabupaten Bolmong ?

LM kini terancam hukuman kebiri. Jika terwujud, LM bakal menjadi orang pertama di Sulut yang menjalani hukuman tersebut.

Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) melalui Kabid Rahmawati Gumohung mengatakan, pihak Polsek Lolak yang menangani perkara tersebut mengenakan
pasal hukum kebiri pada LM sesuai UU nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.

"Itu jadi dasar tuntutan Jaksa pada sidang nanti," kata dia.

Guru Cabul di Bolmong Terancam Hukum Kebiri, Kapolsek: Kami Siap Kenakan Pasal Hukum Kebiri

Alasan pengenaan hukum kebiri, beber dia, adalah perbuatan pelaku tergolong bejat.

Apalagi ia seorang tenaga pendidik. "Seseorang yang tugasnya mendidik tapi merusak
masa depan anak - anak, harus dihukum berat," kata dia.

Dalam konteks saat ini, dimana cabul anak jadi momok di Bolmong, hukuman kebiri tersebut akan menimbulkan efek jera.

Diketahui, tahun 2020 baru berlangsung sebulan, Bolmong sudah terjadi 20 - an kasus kekerasan seksual terhadap anak.

Sering Digunakan di Toilet Umum, Kertas Penutup Toilet Tidak Melindungi Kita dari Bakteri

Sebut dia, sidang kemungkinan berlangsung pekan depan. Pihak DP3A akan melakukan mengawal
kasus tersebut.

"Pelaku harus dihukum seberat-beratnya," kata dia.

Diketahui, kasus LM membuat heboh Bolmong akhir tahun lalu.

Modusnya tergolong licin. Ia memanggil satu persatu siswa perempuan, mendudukkannya di kursi, menyuruh mereka membaca lantas menyodorkan ponsel.

Iqbaal Ramadhan Dikawal 6 Anggota TNI saat Naik KRL, Ternyata Ayahnya Orang Penting

Ponsel memutar film kartun. Sementara siswa menonton, ia asyik menggerayangi alat vital mereka.

Mulanya terungkap korban LM "hanya" lima siswa. Belakangan terkuak jika korbannya lebih banyak.

Ternyata LM pernah melakukan hal serupa beberapa waktu sebelumnya.
Orangtua murid yang marah nyaris menghajar LM di rumahnya. (art)

WHO: Vaksin Virus Corona Akan Tersedia 18 Bulan Lagi, 400 Lebih Peneliti Turun Tangan

Penulis: Arthur_Rompis
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved