Gaya Hidup

Sering Digunakan di Toilet Umum, Kertas Penutup Toilet Tidak Melindungi Kita dari Bakteri

Ketika menggunakan toilet umum banyak orang yang menggunakan kertas penutup toilet. Namun ternyata hal tersebut tidak melindungi kita dari bakteri.

Sering Digunakan di Toilet Umum, Kertas Penutup Toilet Tidak Melindungi Kita dari Bakteri
Kompas.com
Ilustrasi toilet duduk. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Banyak yang menganggap toilet umum tidak bersih yang membuat orang kemudian menggunakan kertas penutup toilet saat menggunakan toilet umum.

Namun para ahli percaya penutup toilet itu sebenarnya tidak efektif.

Penutup toilet tersebut akan tetap menyerap bakteri serta virus berukuran kecil (mikroskopis) yang bisa dengan mudah menembus kertas penutup.

Meski begitu jangan terlalu khawatir saat memakai toilet umum.

Walau kemungkinan kulit kita bersentuhan langsung dengan kuman, peneliti kesehatan masyarakat, Kelly Reynolds mengatakan risiko tertular infeksi dari toilet sangat kecil terjadi.

Infeksi dapat terjadi jika kita memiliki luka terbuka.

"Namun, kuman memiliki peluang lebih besar untuk menyebar setelah kita menyiram (flush) toilet karena kuman-kuman itu tak terlihat berada di udara --fenomena yang dikenal sebagai 'toilet plume'," kata Reynolds kepada USA Today.

Hal ini juga bisa dipicu oleh posisi jongkok di toilet yang menyebabkan kotoran memercik ke segala tempat.

Reynolds mengatakan, "serpihan kotoran menempel di permukaan dan mencemari tangan kemudian menyebar ke mata, hidung atau mulut."

Jadi, cara terbaik untuk menghindari infeksi dari toilet umum adalah menutup toilet saat akan menyiram. Setelah itu segera cuci tangan dengan sabun.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kertas Penutup Toilet Tidak Melindungi Kita dari Bakteri".

Editor: Isvara Savitri
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved