Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

NEWS

Komnas HAM Minta Ma'ruf Amin Terlibat Tangani Masalah WNI Eks ISIS: Dia Bisa Mengorganisir

Komnas HAM melakukan identifikasi itu melihat dari posisi apa yang diduduki WNI eks ISIS tersebut

Editor: Rhendi Umar
tribunnews
Komnas HAM Minta Ma'ruf Amin Terlibat Tangani Masalah WNI Eks ISIS: Dia Bisa Mengorganisir 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam menyebut pemulangan ini tidak sekedar di profiling terkait gender.

Pemulangan tidak harus diprioritaskan pada anak dan wanita lemah.

Akan tetapi, Komnas HAM melakukan identifikasi itu melihat dari posisi apa yang diduduki WNI eks ISIS tersebut.

"Di Komnas HAM mendorongnya juga identifikasi, identifikasinya itu apakah dia kombatan, agitator, campaigner, perekrut atau apakah dia memang orang yang terpapar," jelasnya dalam tayangan TVOne Senin (10/2/2020).

Menurutnya, bagi WNI yang ada di posisi berkaitan erat dengan aksi terorisme harus tetap diadili.

"Bagi yang kombatan sampai campaigner, perekrut dan sebagainya itu ya harus diadili."

Choirul juga berharap, problematika pemulangan eks ISIS ini bisa ditangani langsung oleh Wakil Presiden, Ma'ruf Amin.

Dia menilai, wapres bisa merangkul semua lini agama untuk melakukan penyembuhan pemahaman bagi eks teroris ini.

Jelang Pilwako 2020, Ferry Daud Liando: Ada Empat Pola Pikir Pemilih di Manado

"Kami meyakini, apa yang diahadapi BNPT juga berat, oleh karenanya kami mendorong kenapa nggak diambil wapres misal penangannya."

"Dia bisa mengorganisir berbagai kelompok keagamaan untuk melakukan deradikalisasi," beber komisioner Komnas HAM ini.

Kendati demikian, Choirul menegaskan adanya identifikasi seberapa dalam pemahaman orang-orang tersebut terkait doktrin ISIS yang sudah dianutnya.

"Sekali lagi, identifikasi sejauh apa pengaruh ideologinya, pengaruh pahamnya dan setipis apa pengaruhnya," ujarnya.

WNI Eks ISIS Ingin Pulang karena Perbekalan Sudah Habis

Mantan teoris, Sofyan Tsauri membeberkan alasan para WNI tersebut ingin pulang.

"Beberapa bulan sebelum ini, saya dihubungi rekan di Suriah, bahwa di kota Idlib itu ada pengungsi yang mereka ingin pulang ke Indonesia."

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved